Kamis, 07 Januari 2010

Makna Kehidupan

Tak Akan Tertukar Rezekimu.....

Tulisan 8 Januari 1995 Ry, seperti biasa sore ini aku memandang ke luar
jendela, nunggu someone. Seorang gadis yang tak kuketahui nama dan rumahnya
dimana, tapi selalu kulihat setiap pagi dan sore berjalan di depan rumahku.
Kamu tahu kan Ry, kalau aku suka sama "gadis pujaanku" sejak 2 tahun yang lalu.
Ia membawa pesona yang lain dari yang lain. Wajahnya yang baby-face, hidungnya
yang mancung, matanya yang bulat, bibirnya yang mungil dan rambutnya yang
panjang ditambah kulitnya yang mulus, maka lengkaplah sudah ia menjadi "gadis
pujaanku", Ry!

9 Januari 1995 Hari ini perasaanku kacau ,Ry. Setelah melihat "gadis pujaanku"
bergandengan tangan dengan cowok lain. Kamu bisa membayangkan dong, bagaimana
perasaanku, Ry? Aku tidak rela melihat mereka berdua. "Si gadis pujaanku"
digandengnya dengan mesra. Ingin rasanya memisahkan mereka, tapi apa dayaku?Aku
bukan siapa-siapanya, Ry. Gimana, dong???

10 Januari 1995 Ry, setelah kejadian kemarin aku jadi nggak punya semangat
hidup. Makan nggak enak, tidur tak nyenyak dan belajar pun tak mengerti.
Pokoknya hari ini hari beteeee banget!

19 Februari 1995 Maaf ya Ry, udah sebulan nggak ketemu. Biasa lagi males,
nich! Tapi kamu tetep jadi sohib terbaikku kok! Tau nggak Ry, ternyata "si
gadis pujaanku" udah pegat ama cowoknya. Aku tau tahu itu waktu kemarin di
Mall CINERE, mereka lagi marahan. Wuiih, aku jadi seneng deh, berarti masih
ada kesempatan, dong! Pokoknya selama janur kuning belum terpasang , masih
ada kesempatan lah!

20 Februari 1995 Ry, hari ini ada berita yang menggemparkan seluruh isi
dunia, lho. (nggak juga sich!). Itu tuh, " si gadis pujaanku" potong rambut,
brondol lagi! Tapi nggak apalah dia tetep cuantik kok, nggak kalah dech ama
yang namanya Demi Moore. Dia jadi tambah imut, lho. Wah, coba kalau kamu punya
mata Ry, kamu bakalan jadi sainganku dech! Percaya nggak ??

25 April 1995 Nggak kerasa ya Ry, waktu berlalu dengan cepat. Aku udah mau
ujian semester genap. Mau naik kelas III. Eh, ngomong-ngomong dia juga lagi
pengen EBTANAS, nich! Kira-kira "si gadis pujaanku" masuk SMU mana ya? Masuk
ke SMU-ku, nggak? Udah ah, jangan mikirin dia mulu kapan belajarnya, donk!
N'tar nilainya jelek, dech. Nggak mauuuu...

13 Juli 1995 Eh Ry, sekarang aku udah kelas III SMU, nich! Udah gede yah,
walau kadang-kadang aku masih merasa seperti anak kecil. Tapi hari ini aku
lagi seneng banget soalnya nilai raportku lumayan bagus, rangking 3, boo!!
Siiplah, koleksi Tamiya-ku nambah satu, dech. (hadiah dari bokap). Eh Ry,
"si gadis pujaanku" ternyata masuk SMU favorit lho, SMU 999. Wow, nggak
sembarangan orang tuh yang bisa masuk ke SMU itu. Ternyata "gadis pujaanku"
pinter juga, yah! (Jadi bangga, nich!).

14 Juli 1995 Hari ini ada pemandangan aneh lho, Ry. "si gadis pujaanku" lagi
MOS, deh! Tau kan MOS? Itu lho, Masa Orientasi Siswa. Soalnya rambutnya yang
bagus itu diiket sembilan, terus bawa-bawa kardus Indomie pula dipunggungnya
(kaya pemulung aja, ya!). Tapi "si gadis pujaanku" itu tetep aja cuaantik!
Pokoknya didandanin seperti apapun, si gadis tetep aja cantik bagiku!
(bener, lho!!).

19 Juli 1995 Hari ini aku dibikin malu sekelas, Ry. Dasar si doer Slamet,
dia koar-koar ke seluruh isi kelas kalo aku lagi suka sama seorang gadis.
Aku yang terkenal dingin ama cewek ini, jadi ketauan deh belangnya. Memang
salahku juga sih, curhat di belakang buku matek's (habis lagi bete sih!).
Terus dibaca deh, ama si doer Slamet. Tapi yang membuatku lebih malu lagi,
itu ulahnya si Tejo cs. Mereka berteriak " Woro-woro! Ada kabar gembira lho,
Temen kita yang satu ini udah normal kembali, lho!". Dasar gila!

21 Juli 1995 Surprise!! Hari ini "si gadis pujaanku" berangkat ke sekolah
dengan penutup kepala alias kerudung. Aduh sayang deh, rambutnya yang lebat
dan hitam itu tertutup oleh sehelai kain. Tapi biarlah, dia tetep cantik
bagiku dengan tubuhnya yang langsing dan kulit wajahnya yang putih itu, Ry.
Nggak apa-apa dong, Ry!

22 November 1995 Dari hari ke hari aku nambah bingung lho, Ry! "Si gadis
pujaanku" banyak berubah. What's happened with my girl? Awalnya dia potong
rambut terus pake kerudung dan sekarang dia pakai jubah (gamis), Ry! Coba
bayangkan, tubuhnya yang langsing itu tidak terlihat lagi. Tapi ada yang aneh
deh. Apanya yah? Oh iya, dia nambah anggun lho!

14 Maret 1996 Hari ini aku nekat ngikutin dia,Ry. Kebetulan hari ini kan hari
minggu, lagi libur sekolah. Tapi "si gadis pujaanku " seperti biasa dengan
jubahnya yang dikenakannya itu, dia pergi entah kemana yang nantinya aku juga
akan tau. Selama perjalanan aku berusaha agar nggak diketahui olehnya, hingga
pada suatu tempat ia berhenti dan masuk ke dalam gedung. Ada acara apa, ya?
Ternyata acara seminar. Setelah aku baca spanduk besar yang terpampang dengan
judul "INDAHNYA ISLAM", aku jadi tertarik dengan acara tersebut, Ry. Akhirnya
aku ikuti acara tersebut sampai habis, kemudian pada akhirnya aku merasakan ada
suatu kalimat yang membuat aku terkesima yaitu ketika pembicara mengatakan "...
Allah bukan hanya sebagai pencipta, melainkan Dia juga sebagai pengatur. Segala
sesuatu diatur oleh-Nya, termasuk segala perbuatan kita. Dan Islam mempunyai
semua aturan itu". Karena kalimat itulah aku merasa terpanggil untuk mengetahui
lebih dalam lagi tentang agamaku sendiri. Tanpa terasa si gadis pun terlupakan
olehku, Ry.

29 Oktober 1996 Ry, sudah tujuh bulan ini aku belajar tentang Islam. Mulai
dengan membaca buku-buku tentang Islam, mendengar ceramah sampai mengikuti
berbagai seminar. Seperti halnya pada hari ini, aku mengikuti sebuah seminar
yang berjudul "Nidzon Istima'i fil Islam" (Sistem Pergaulan dalam Islam).
Dari sini aku mulai mengetahui mengapa si gadis memakai jilbab (pakaian longgar
yang menutupi tubuh tanpa potongan alias jubah), karena itu memang sudah
menjadi kewajibannya, terus larangan berpacaran, kewajiban ghadul bashar
(memelihara pandangan), dan masih banyak lagi. Dari seminar kali ini aku juga
dapat kenalan baru, lho! Namanya Kak Faisal, orangnya baik dan banyak
mengetahui tentang Islam. Kamu pasti akan suka dia deh, Ry!

8 Januari 1997
Ry, aku sudah tau segalanya. Aku harus melupakan "si gadis pujaanku". "Kalau
memang jodoh nggak akan kemana", begitu kata kak Faisal. Dan aku jadi sadar
bahwa hanya Allah dan Rasul-Nyalah cinta sejatiku. Mulai saat ini pun aku
mulai belajar Islam dengan kak Faisal, Ry.

9 Februari 2001, empat tahun kemudian ... Lama aku nggak punya catatan harian,
Ry. Sekarang aku sudah dewasa, sudah kerja. Bukan lagi anak SMU ataupun anak
kuliahan. Ry, kamu masih ingat kan dengan "si gadis pujaanku"? Sekarang aku
sudah tau namanya, bahkan alamatnya. Namanya Safitri Azkiyah tertulis di atas
kartu undangan dengan tinta emas bersama dengan namaku, Adhan Ramadhan, SE.
Ya, kamu benar Ry! Dia akan menjadi istriku besok.

Kalo jodoh memang tak kan kemana!

Tak akan tertukar rezekimu.......

Oleh: Dion72

Tidak ada komentar:

Posting Komentar