Senin, 06 September 2010

Artikel Kesehatan

MENCAPAI POTENSI HIDUP YANG MAKSIMAL

Setiap orang mendambakan masa depan yang lebih baik ; kesuksesan dalam karir,
rumah tangga dan hubungan sosial, namun seringkali kita terbentur oleh berbagai
kendala. Dan kendala terbesar justru ada pada diri kita sendiri.
Melalui karyanya, Joel Osteen menantang kita untuk keluar dari pola pikir yang
sempit dan mulai berpikir dengan paradigma yang baru.

Ada 7 langkah agar kita mencapai potensi hidup yang maksimal :

* Langkah pertama adalah perluas wawasan. Anda harus memandang kehidupan ini
dengan mata iman, pandanglah dirimu sedang melesat ke level yang lebih tinggi.
Anda harus memiliki gambaran mental yang jelas tentang apa yang akan Anda raih.
Gambaran ini harus menjadi bagian dari dirimu, didalam benakmu, dalam percakapanmu,
meresap ke pikiran alam bawah sadarmu, dalam perbuatanmu dan dalam setiap
aspek kehidupanmu.

* Langkah ke dua adalah mengembangkan gambar diri yang sehat. Itu artinya Anda harus
melandasi gambar dirimu diatas apa yang Tuhan katakan tentang Anda.
Keberhasilanmu meraih tujuan sangat tergantung pada bagaimana Anda memandang
dirimu sendiri dan apa yang Anda rasakan tentang dirimu. Sebab hal itu akan menentukan
tingkat kepercayaan diri Anda dalam bertindak. Fakta menyatakan bahwa Anda tidak akan
pernah melesat lebih tinggi dari apa yang Anda bayangkan mengenai dirimu sendiri

* Langkah ke tiga adalah temukan kekuatan dibalik pikiran dan perkataanmu.
Target utama serangan musuh adalah pikiranmu. Ia tahu sekiranya ia
berhasil mengendalikan dan memanipulasi apa yang Anda pikirkan, maka ia
akan berhasil mengendalikan dan memanipulasi seluruh kehidupanmu.
Pikiran menentukan prilaku, sikap dan gambar diri. Pikiran menentukan tujuan.
Alkitab memperingatkan kita untuk senantiasa menjaga pikiran.

* Langkah ke empat adalah lepaskan masa lalu, biarkanlah ia pergi...
Anda mungkin saja telah kehilangan segala yang tidak seorangpun patut mengalaminya
dalam hidup ini. Jika Anda ingin hidup berkemenangan , Anda tidak boleh memakai
trauma masa lalu sebagai dalih untuk membuat pilihan-pilihan yang buruk saat ini.
Anda harus berani tidak menjadikan masa lalu sebagai alasan atas sikap burukmu
selama ini, atau membenarkan tindakanmu untuk tidak mengampuni seseorang.

* Langkah ke lima adalah temukan kekuatan di dalam keadaan yang paling buruk sekalipun
Kita harus bersikap :" Saya boleh saja terjatuh beberapa kali dalam hidup ini, tetapi
tetapi saya tidak akan terus tinggal dibawah sana." Kita semua menghadapi
tantangan dalam hidup ini . KIta semua pasti mengalami hal-hal yang datang
menyerang kita. Kita boleh saja dijatuhkan dari luar, tetapi kunci untuk hidup
berkemenangan adalah belajar bagaimana untuk bangkit lagi dari dalam.


* Langkah ke enam adalah memberi dengan sukacita. Salah satu tantangan terbesar
yang kita hadapi adalah godaan untuk hidup mementingkan diri sendiri.
Sebab kita tahu bahwa Tuhan memang menginginkan yang terbaik buat kita,
Ia ingin kita makmur, menikmati kemurahanNya dan banyak lagi yang Ia sediakan buat kita,
namun kadang kita lupa dan terjebak dalam prilaku mementingkan diri sendiri.
Sesungguhnya kita akan mengalami lebih banyak sukacita dari yang pernah dibayangkan
apabila kita mau berbagi hidup dengan orang lain.

* Langkah ke tujuh adalah memilih untuk berbahagia hari ini. Anda tidak harus menunggu
sampai semua persoalanmu terselesaikan. Anda tidak harus menunda kebahagiaan
sampai Anda mencapai semua sasaranmu. Tuhan ingin Anda berbahagia apapun kondisimu,
sekarang juga !



( Dikutip dari : Mencapai potensi hidup yang maksimal by Joel Osteen)
Oleh: DION72
17 Hal yang harus diingat
1. Jika sudah terjadi masalah, tdk harus dihindari (bingung), tapi HARUS DIHADAPI dengan tenang (dipikirkan jalan keluarnya) dan pasti selesai/ ada jalan keluarnya.
2. Menghadapi semua hal, tdk boleh berpikir negatif, seperti: "saya pasti tdk mampu", "saya tdk bisa", dan seterusnya. Tapi selalu berpikir positif, seperti: "saya bisa, pasti ada jalan keluarnya" dan lain lain.
3. Sudah dan senang semuanya tergantung pikiran saja!! ( Pikiran adalah pelopor!!). Jadi jaga pikiran kita baik - baik. Jangan pikir yang jelek/negatif. Selalu berpikir yang positif (baik).
4. Segala kesulitan/kesusahan akan berakhir. sebesar apapun masalahnya akan selesai juga dengan berjalannya waktu. Seperti pepatah mengatakan : TIDAK ADA PESTA YANG TIDAK BERAKHIR.
5. Orang yg sukses 85% ditentukan dari sikap/prilaku, 15% baru ditentukan ketrampilan. Jadi sikap kita dalam hidup ini sangat penting.
6. Segala sesuatu berubah (anicca). Kita tdk perlu susah. Misalnya : sekarang susahnya, selanjutnya pasti berubah menjadi senang. sekarang ada orang yang tdk senang pada kita, suatu saat nanti akan baik juga.
7. Hukum karma, berarti berbuat baik akan mendapat hasil baik dan sebaliknya, seperti tanam padi, pasti panen padi. Ingat!! Usahakan setiap saat selalu berbuat (tanam) kebaikan agar mendapatkan (panen) kebaikan. Jgn melakukan kejahatan. Dan jgn berharap mendapat balasan dari perbuatan baik kita!!!
8. Kesehatan asalah paling nomor satu (berhaga). Jaga kesehatan kita dengan olahraga, istirahat yang cukup dan jangan makan sembarangan.
9. Hidup ini penuh dengan masalah/persoalan/penderitaan. Jadi kita sdh tahu TIDAK MUNGKIN SELALU LANCAR/TENANG. Siapkan mental, tabah, sabar dan tenaga untuk menghadapinya. itulah kenyataan hidup yang harus dihadapi oleh setiap manusia.
10. Masa depan seseorang sangat tergantung pada sikap dan buku buku yang dibaca. Jadi membaca sangat penting dan menentukan masa depan seseorang.
11. Jangan membicarakan kejelekan orang lain, karena kita akan dinilai jelek
oleh orang yg mendengarkannya.
12. Pergaulan sangat penting dan merupakan salah satu kunci sukses. Boleh bergaul dengan orang jahat maupun baik asal kita HARUS TAHU DIRI/JANGAN TERPENGARUH LINGKUNGAN. Lebih baik lagi apabila kita bisa menuntun yang jahat ke jalan yang benar.
13. Budi orang tua, tidak dapat dibayar dengan apapun juga. begitu juga dengan
budi orang2 yang telah membantu kita.
14. Setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangan. Jadi jangan minder dengan kekurangan kita. dan jangan iri dengan kelebihan orang. HARGAILAH DIRIMU APA ADANYA!!!\
15. JANGAN MEMPERTENTANGKAN (MEMPERDEBATKAN) hal hal kecil yang tdk berguna
dengan siapapun juga.
16. Kunci sukses dlm hidup ini, selalu bersemangat, berusaha, disiplin, sabar, bekerja keras, rajin berdoa/sembahyang, banyak berbuat baik serta tdk blh berputus asa.
17. Jangan Menilai orang dari Harta(kekayaan), penampilan ataupun kondisi
fisik. Semua orang itu SAMA!!!

Oleh: DION72

Jumat, 20 Agustus 2010

APA "BERMUTU"

A.Apa "BERMUTU" Itu?
Dalam rangka peningkatan kualifikasi dan penerapan sertifikasi guru sesuai Undang-Undang nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, Pemerintah Indonesia beserta Pemerintah Belanda dan Bank Dunia menyepakati untuk bekerjasama dalam penyelenggaraan program BERMUTU atau Better Education through Reformed Management and Universal Teacher Upgrading. Program ini difokuskan pada upaya peningkatan mutu pendidikan melalui peningkatan kompetensi dan kinerja guru. Sumber pendanaan program berasal dari Pemerintah Belanda (melalui Dutch Trust Fund) dan Bank Dunia (pinjaman lunak melalui IDA Credit dan IBRD Loan), serta dana pendampingan yang berasal dari Pemerintah Pusat --Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Ditjen PMPTK), Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dan Balitbang Depdiknas-- dan Pemerintah Daerah. Tujuan Program BERMUTU adalah untuk mendukung upaya peningkatan kualitas dan kinerja guru melalui peningkatan penguasaan materi pembelajaran dan keterampilan mengajar di kelas. Program ini dikembangkan dalam kerangka kerja kualitas pendidikan yang menyeluruh (POM, BERMUTU, 2008)
Salah satu komponen kegiatan dalam Program BERMUTU adalah Penguatan Struktur Pengembangan Guru di Tingkat Daerah (Komponen 2), dan Pengembangan modul-modul bidang studi dan manajemen sebagai bahan pendukung kegiatan belajar bagi para guru, guru inti, dan kepala sekolah pada gugus sekolah (Sub Komponen 2.2.). Dalam rangka melengkapi bahan ajar (modul-modul bidang studi) Panduan Belajar untuk Pemandu dan Guru di KKG/MGMP ini disusun. Selanjutnya dalam uraian Panduan Belajar ini digunakan istilah Belajar Model BERMUTU untuk mewakili istilah yang terkait dengan pola pembinaan guru melalui Program BERMUTU.
Belajar model BERMUTU merupakan suatu cara belajar bagi guru dalam peningkatan kompetensi profesionalnya secara kolaboratif melalui kajian pembelajaran yang komprehensif dan berkelanjutan menuju terciptanya komunitas belajar di sekolah dan di KKG/MGMP. Pengkajian pembelajaran yang dimaksud adalah suatu pengkajian menggunakan pendekatan PTK (Penelitian Tindakan Kelas), Lesson Study dan Case Study. Belajar model BERMUTU pada dasarnya merupakan model penerapan penelitian tindakan kelas oleh guru yang diarahkan pada upaya pemecahan masalah atau perbaikan pembelajaran. Tahapan pelaksanaannya dimulai dari kajian pengajaran, identifikasi masalah, penyusunan rencana tindakan, pelaksanaan tindakan dan observasi, pengumpulan dan analisis data, refleksi dan tindak lanjut, sampai dengan pelaporannya. Untuk memperkaya khasanah penelitian tindakan kelas, pendekatan kolaboratif dalam tahap perencanaan, pelaksanaan perbaikan pembelajaran, dan refleksi dalam model Lesson Study diintegrasikan ke dalam Belajar Model BERMUTU. Selain itu, digunakan juga teknik studi kasus (Case Study) sebagai alat untuk mengumpulkan data dalam observasi dan refleksi.
Dalam Belajar Model BERMUTU ditekankan pada kajian pengajaran sebagai langkah awal untuk membuka cakrawala guru tentang proses belajar mengajar dari tiga aspek, yaitu aspek kurikulum, aspek bidang studi atau materi ajar, dan aspek praktik pembelajaran. Melalui kajian pengajaran, guru melakukan observasi dan menganalis proses belajar mengajar secara cermat. Guru diharapkan dapat mengidentifikasi beragam masalah dalam proses belajar mengajar dan melakukan praktik pembelajaran dengan memperhatikan kesesuainnya dengan sisi kurikulum, materi ajar, pendekatan, metode, media, dan strategi pembelajaran.

B. Tujuan

Program ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalitas guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah melalui pemberdayaan kapasitas KKG, MGMP, F-KKG,F-MGMP, KKKS, MKKS, FKKKS, FMKKS, KKPS dan MKPS
,
C. Sasaran

Sasaran dari penerima Dana Bantuan Langsung ini adalah:
KKG, MGMP, F-KKG,F-MGMP, KKKS, MKKS, FKKKS, FMKKS, KKPS dan MKPS yang berlokasi di 75 (tujuh puluh lima) kabupaten/kota sebagai pelaksana program BERMUTU berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 128 Tahun 2007

D. Sumber dan Besar Dana
NO
 JENIS DANA BLOCK GRANT
Tahun I Tahun II Tahun III
    Rp. Rp. Rp.
1. KKG Reguler 27.000.000 14.000.000 11.000.000
2 KKG Remote (terpencil) 136.000.000 95.000.000 95.000.000
3 Forum KKG 13.000.000 13.000.000 13.000.000
4 MGMP Teguler 20.000.000 18.000.000 17.000.000
5 MGMP Remte 100.000.000 68.000.000 65.000.000
6 Forum MGMP 11.000.000 11.000.000 11.000.000
7 KKKS 42.000.000 42.000.000 42.000.000
8 Forum KKKS 8.000.000 8.000.000 8.000.000
9 MKKS 33.000.000 33.000.000 33.000.000
10 Forum MKKS 5.300.000 5.300.000 5.300.000
11 KKPS 68.000.000 68.000.000 68.000.000
12 MKPS 62.000.000 62.000.000 62.000.000

E. Kegiatan MGMP

Kegiatan dilaksanakan atas dasar kebutuhan guru , kepala sekolah, pengawas sekolah untuk peningkatan kompetensi guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah

Pelaksanaan kegiatan in-service dapat berupa:
(1) pembahasan program kerja kelompok kerja
(2) penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan materi online,
(3) Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) seperti mengembangkan silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran, penyusunan bahan ajar, penilaian dan evaluasi;
(4) pengenalan Bahan Belajar Mandiri BERMUTU,
(5) evaluasi kinerja guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah
(6) model-model pembelajaran, metode-metode pembelajaran, dan media pembelajaran,
(7) pembentukan karakter bagi guru dan peserta didik,
(8) penjelasan pengisian kuesioner evaluasi diri anggota KKG, MGMP, KKKS, MKKS, KKPS dan MKPS serta
(9) kegiatan lain yang diperlukan anggota KKG , MGMP, KKKS, MKKS, KKPS dan MKPS untuk peningkatan kompetensi.
(10) Perencanaan Sekolah 1 tahun dan PTS oleh setiap kepala sekolah dan pengawas
(11) Kegiatan pemetaan kompetensi guru/KS/PS, study visit, on service, supervisi klinis , implementasi kompetensi kepala sekolah dan pengawas yang harus dilakukan oleh kepala sekolah dan pengawas
(12) Memilih lesson learned dan best practices untuk disajikan di MGMP
(13) Pertemuan rutin di kegiatan Forum KKG dan MGMP dengan perwakilan masing-masing 2 (dua) orang guru dari KKG yang merupakan wakil dari kelompok kelas rendah dan kelompok kelas tinggi di kabupaten/kota sebanyak 2 (dua) kali per tahun dan 2 orang wakil MGMP untuk kegiatan Forum MGMP
(14) Pertemuan rutin di kegiatan Forum KKKS dan MKKS dengan perwakilan masing-masing 2 (dua) orang kepala sekolah yang merupakan wakil dari kelompok kerja kepala sekolah KKKS/MKKS

F. Dasar Kegiatan MGMP
 Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan di kelompok kerja ini harus sejalan dengan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan yang diatur dalam Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya, yang terdiri dari kegiatan Pengembangan Diri; Publikasi Ilmiah; dan Karya Inovatif, Permendiknas No 16 Tahun 2007 tentang kompetensi guru, Permendikas No.12 tahun 2007 tentang standar kepala sekolah/madrasah dan Permendiknas No 13 tahun 2007 tentang standar pengaawas sekolah.



Mahmud72

Foto Kegiatan in-Service






KEGIATAN MGMP BAHASA INDONESIA INSERVICE DIBUKA KEPALA DINAS PENDIDIKAN KAB. GRESIK
BAPAK Drs. CHUSAINI MUSTAS, M.Pd. BERTEMPAT DI MASJID AGUNG GRESIK



KEPALA BAGIAN PENINGKATAN MUTU (IBU Dra. WANDA) MEMBERIKAN MATERI TENTANG "BERMUTU" KEPADA PESERTA

Foto Kefiatan in-Service


Kamis, 19 Agustus 2010

Foto Kefiatan in-Service



Foto Kefiatan in-Service

KEGIATAN IN SERVICE MGMP BAHASA INDONESIA KLUSTER 1 KAB. GRESIK
(2,3, 6 Agustus 2010)

Foto Kegiatan in-Service




Rabu, 18 Agustus 2010

Labcom SMP NU 1 Gresik


Kamis, 03 Juni 2010

SASTRA

JUDUL : Hati Yang Gersang
Karya : Mahmudiono, S.Pd.
Pelaku : 1. Mama (wanita karier) Oleh: .................................................
2. Papa (Penguasaha Sukses) Oleh: .................................................
3. Andi (anak) Oleh: .................................................
4. Pembantu Oleh: .................................................
5. Mak Ijah (buru cuci baju) Oleh: .................................................
6. Bapak (Tukang becak) Oleh: .................................................
7. Ismail ( Anak miskin) Oleh: .................................................
7. Alman (Teman Andi) Oleh: .................................................
8. Nizam (Teman Andi) Oleh: .................................................
9. Amin (Teman Andi) Oleh: .................................................

Ilustrasi : (dibaca sebelum pelaku masuk)
Kebahagiaan ternyata tidak diukur karena harta yang berlimpah. Rumah mewah bertingkat tiga, mobil dari merek-merek ternama, dan uang bagai dauan-daun berserakan di rumah. Apalah artinya kalau dalam keluarga tidak ada kasih sayang, dan betegur sapa. Sibuk dan sibuk demi karier dan mengorbankan anaknya. Mereka beranggapan dengan uang, semua dapat dibeli. Keluarga bak neraka.

Sementara di luar sana begitu banyak keluarga yang kelaparan, anak-anak menangis karena orang tuanya tidak punya uang, dan anak putus sekolah karena bapaknya tukang becak sedangkan ibunya hanya buru cuci, namun kasih sayang kedua orang tua menyejukkan hati dan terpancar kasih sayang yang tulus, sungguh suatu keadaan yang berbeda.
Bagaimanakah cerita selengkapnya …..mari kita ikuti!
(Iringan musik .......................)

Adegan 1:
Pak Dadang : ( Masuk rumah membawa ’Sulak’ dan ”serbet” sambil nyapu membersihkan lantai lalu kursih) ” Nasib, nasib. Hidup ini kok begini. 20 tahun jadi pembantu di rumah Tuan Herry kok ndak berubah, tetap membawa sapu dan bersih-bersih. Tapi saya heran dengan keluarga ini. Uang banyak, harta berlimpah, kok bagai di neraka. Tuan pulang..pergi, pulang ..pergi. kayak mobil di terminal. Begitu juga Nyonya...
Berangkat pagi....pulang tengah malam. Hampir tidak ada pertemuan. Kasihan…Mas Andi! Hampir tidak ada yang menayapa
Tiap hari tidur sendiri, makan, berangkat dan pulang hanya saya yang menyapa. Kasihan…kasihan.

Andi : “ Mang! Papa dan Mama Belem pulang? (kesal, dan capek dari sekolah)
Mang Dadang : ” Belum Mas!” (nada kasihan melihat Andi)
Andi : (duduk di kursi, sambil merebahkan kepala ke sandaran kursi)
Mang Dadang : ” Mas ...apa ndak mandi dulu,.. biar segar, Air hangat sudah ada dan makanan siap di meja makan”
Andi : ” Iyah Mang. Ma kasih” ( berjalan dengan jalan guntai, lemas)
Mang Dadang : ” Kasihan Mas..Andi. Seng kebacot...Tuan dan Nyonya. Bapak-Bapak, Ibu-ibu, jangan seperti Tuan dan Nyoya. (lalu berjalan masuk)
(Iringan musik keluar ....................)

Adegan II:
(Iringan musik masuk. ..................)
Ilustrasi :
Andi duduk-duduk di pinggir jalan sepulang dari sekolah. Kelihatan bingung memikirkan nasib dirinya. Papa Mamanya sibuk dengan kerja masing-masing. Kemanakah Andi akan mencurahkan semua isi hatinya? Mari kita saksikan.....

Andi : (Duduk dipinggir jalan sehabis sekolah)
(Ketiga Teman Andi Nizam, Amin, Alman habis ngamen)
Alman : ”Hai Frend, kelihatnya punya masalah?” Curhat dong sama kami! Mungkin kami bisa bantu, ya gak teman?” (sambil menoleh ke teman lainnya)
Nizam : ”Iya...An...!” kalau ada masalah bilang aja. Kalau masalah cewek, Aku jagonya!”
Amin : ”Kalau masalah tawuran, aku orangnya!” (sambil memukul-mukul dada)
Andi : (melihat ketiga temannya dengan sedikit senyum) “Trima kasih teman-teman!” Kalian baik, mengerti aku”

Nizam : “ Oke frend, tak tunggu di pangkalan biasa!” (pergi meninggalkan Andi) (sambil bertingkah)

(Iringan musik sendu)
Sementara Andi masih duduk di pinggir jalan. Dalam hatinya masih teringat ajakan teman-temannya yang mengajak main dan ngamen untuk menghilangkan masalah di rumahnya.
(Andi terlihat bingung dan bergulatlah isi hatinya, Dalam telanganya seperti ada yang membisikkan kata-kata ajakan)
Bisikan Jahat : ” Ayo,,Andi ikut aja ajakan teman-teman kamu tadi, dari pada kamu di rumah tidak perna diberikan kasi sayang! Ayooo ikut aja......ayo...Andi!
Bisikan Baik: ”Jangan Andi, kalau kau ikut mereka, maka kau tidak akan menyesal, apa kau mau seperti mereka yang hidupnya di jalan, minum-minum dan tidak perna sholat)
Bisikan Jahat : ”Jangan dengarkan kata itu, kamu harus bebaskan dirimu, jangan hanya melamun sendiri ayo...gabung...dengan mereka.!”
Bisikan Baik ”Jangan Andi ikut meraka....meyesal kamu nanti,
Bisikan Baik dan Jahat bergantian mengaung di telinga kanan dan kiri dengan kata-kata: Ayoo.... jangan......6x bergantian.

Ilustrasi : Pada saat Adi berjuang menentukan sikap dari bisikan. Datanglah teman Andi satu kelas bernama Ismail dari lopor koran. Mail melihat Andi bingung dan langsung menghampiri.

Ismail : “ Andi!”..... kok belum pulang!” 3X (ditangan dan di tas Mail ada koran)
Andi : “ Bel,bel, belum Mail, Belum, malas pulang..!” (kaget dan bingung)
Ismail : “ Kok malas!” rumah kamu besar, ada kolam, taman yang indah dan semua ada. Apa yang kamu butuhkan langsung terpenuhi!”
Bedah dengan aku, semua serba kekuangan, tapi aku ihklas dan bersukur bapak dan ibu menyayangiku.
Andi : “ Itulah Mail, aku iri sama kamu”
Ismail : ” Apa yang membuat kamu iri Mail?”
Andi : ” Orang tuamu sangat menyayangi kamu, sedangkan aku....!”
Hampir setiap hari tidak bertemu dengan kedua orang tuaku. Mereka sibuk, sibuk dan sibuk!”
Ismail : (mendengarkan dan agak terkejut melihat nasib Andi) ” Sabar An..!”
Kalau begitu maafkan aku, kalau mau,... mari ke rumahku!’
Andi : ”Terima kasih, Il...saya nanti ,merepotkan kamu.. dan keluarga kamu!
Ismail : ” Jangan gitu, kita kan teman” (sambil memukul pundak Andi), Ibukku pasti senang”! Ayo.....
Andi : (mengikuti ajakan Ismail)

Sementara di tempat lain, Alman dan teman-temannya asyik mabok dan minum-minuman keras. Meraka benar-benar menikmati kebebasan. Sampai kapan meraka menghabiskan waktunya hanya hura-hura. Dan apakah orang tua mereka sudah tidak peduli lagi dengan anak-anaknya, kasihan sekali.
Adegan: 3

Alman : (masuk setting panggung sambil jalan mabok) ”Ayo kawan haapy-haapy terus...Kita nikmati hidup ini mumpung masih mudah. Ha..ha..ha..
Teman lain : ” Betu-betul. Kamu memang betul kawan, untuk apa sekolah, orang tua kita pun tidak mau tahu, ....Untuk apa di rumah orang tua kita sibuk dengan urusannya. Mendinga kita ....bebas. Bebas...apa saja,,,oke...!
Teman lain: ” Minum lagi.....
Alman : ” Gimana kabarnya teman kita itu, Andi.... saya kasihan juga. Orang tuanya kaya, tapi sama dengan kita,...tidak diurusi. Kita ajak ia begabung, kami tunggu kawan. Ayo...cabut mumpung belum ada satpol PP. ( Berjalan dengan gontai dan terawa-tawa)

Adegan 4
Setelah seharian bekerja dan menunggu Andi yang tidak pulang, Kang Dadang ketiduran di kursi tamu. Kemudian tuan dan nyonya yang siap berangkat ke kantor...
Tuan : ” Mang...bangun!” 2x
Nyonya : (Masi sibuk merias diri, mengaca dan membenahi benges).
Mang Dadang : “ Maling-maling, maling-maling” (bangun dengan terkejut )
Nyonya : ”Mang....!
Mang Dadang : ” Ya, ..ya,... tuan!, maaf saya kir ada maling.
Tuan : “Ke mana Andi, kok tidak ada di kamarnya?”
Nyonya : ”Mamang..ke mana aja, ...kerjanya tidur aja.
Mang Dadang : ”Maaf, Tuan,....saya yang salah!”
Tuan : ” Semua Mama yang salah, sebagai Ibu seharusnya mengurus rumah”
Nyonya : ” Apa.....Papa, nyalahkan Mama...Berapa gaji Papa,...
Paling-paling Cukup untuk bayat listrik dan air aja. Terus keperluan yang lain......dari mana?...Pa...mikir......!...
Papa saja yang di ngurus rumah.
Tuan : ” Papa ini laki-laki, kepala keluarga...berapapun gaji Papa kamu harus menerima, dan bersyukur....
Nyonya : ”Pokoknya Mama tidak mau di rumah, titik!. Udah siang Papa harus berangkat!”
Tuan : ” Papa juga..! Mang Jaga rumah!”
Mamang Dadang : ” ya...Tuan!”
” Rumah kok kayak terminal, pulang-pergi, pulang-pergi. Ya...Allah..
Berikan petunjuk kepada Tuan dan Nyonya. Kasihan Den Andi.
”Masak dulu...kalau-kalau Den Andi pulang.”
Adegan 5
Di rumah yang sederhana keluarga Mail sangat bahagia. Kedua orang tuanya sangat menyayangi. Sore yang ceria Mak Ijah sedang melipat dan menata baju milik tetangga yang menyuruh. Tiba-tiba Mail datang bersama Andi.
(Iringan Musik ............................)
Mail : ”Asalamu’alaikum”, Mak....Mak....Mail pulang...!
Emak : ”Wa’alaikum Salam” Mail.....sama siapa....?
Mail : (mencium tangan Mak), ya Mak, ini Mail... (mail mencium tangan Emak) Mail....boleh tidur di sini Mak.....
Emak : ” Emangnya ada apa....”
Mail : “ Gak tau la, Mak” tanya aja sama Andi..!”
Andi : ” Saya tidak kerasan di rumah, Mak...Mama dan Papa sibuk dengan pekerjaannya, hampir setiap hari saya bersama Mang Dadang pembantu di rumah. Walau semua keperluan tercukupi, tapi saya muak dengan itu semua. ” Boleh,,, saya tinggal di sini aja, Mak?”
Emak : ” Boleh...tapi rumah Mail...tidak sebaik rumah kamu...!
Andi : ” Terima kasih Mak, saya senang di sini...!”
Emak : “ Ya...boleh. Mail... ajak Andi ke belakang, suru mandi...dan ajak makan!
Emak : “ Ada.... aja, wong semua ada, harta berlimpa kok miskin.” miskin kasi sayang”. Syukur Mak dan keluarga, meskipun miskin, tapi hidup Emak dan keluarga tetap rukun, bahagia penuh dengan kasi sayang.”

Di luar sana, keluarga Papa dan Mama Andi masi sibuk dengan urusan masing-masing. Mereka tetap mempertahankan egonya. Hatinya sudah dibutahkan oleh Harta dan kekayaan dunia yang sesaat. Sementara anak semata wayang, buah cinta kasi sayang,... diterlantarkan. Mereka menganggap harta dapat membahagiakan anaknya.

Sudah dua minggu Andi tidak pulang. Andi merasa tenang bersama Ismail dan Keluarganya. Imail dan Andi berangkat dan pulang bersama. Mereka seperti saudara. Suatu hari sepulang dari sekolah Andi dan Ismail berjalan kaki menyusuri jalan kampung menuju rumah. Secara kebetulan Kedua Orang tua Andi melihat Andi. Diikuti dan terhalang oleh rumah-rumah, masuk gang sempit. Kedua orang tua dengan mobil Sedannya mengikuti terus, sambil menyesali kesalahannya. Masuklah Andi dan Ismail di rumah yang sederhana dengan senangnya. Sayup-sayup terdengar dari luar, gurau dan canda Andi dan Ismail, sesekali emak menyahut, didengar kedua orang yang ada di dalam mobil Sedan itu. Datanglah kedua orang tua Andi ke rumah sederhana itu.

Adegan 6
Papa/Mama : ” Assalamu,alaikum....” 3x
Emak : ”Wa’alaikum salam...” mau nemui siapa Pak..!”
Papa : ”Maaf Bu...Saya mau tanya apa anak saya ada di sini?”
Emak : ”Anak...! Siapa namanya?”
Mama : ”Andi, anak kami Bu..! tadi saya lihat Andi masuk rumah ini!
Emak : ”Bapak/Ibu ini orang tuanya Andi..ya?
Papa/mama : ”Ya..Buk..! sudah tiga bulan Andi tidak pulang. Kami cari ke semua tempat dan teman-temannya tidak ada yang tahu.
Emak : ”Ya...Anak Bapak/Ibu memang ada di di sini. Anak Ibu teman satu sekolah dengan anak kami.”
Mama : “Terima kasih Buk...! kami mengakui, salah. Kami tidak perna memperhatikan keadaan Andi. Kami sangat sibuk dengan urusan pekerjaaan dan mementingkan harta dan harta. (mengusap air mata dengan sapu tangan).
Papa : ”Ya..Buk....kami sadar,..harta yang kami kumpulkan ternyata tidak dapat membahagiakan Andi.” Hampir setiap hari kami tidak tidak perna bertemu. Sekarang kami ingin memberikan kasih sayang yang sepenuhnya kepada Andi.”
Mama : ” Sekarang Andi mana Buk..?”
Emak : ” Sebentar, saya panggilkan!” Mail,....Andi suruh ke sini!”
(Andi keluar dengan agak enggan bertemua kedua orang tuanya)
Mama : “ Andi maafkan Mama dan Papa, An....
Mama,..menyesal tidak memperhatikan kamu. “Ayo..pulang..Nak..!
Kita awali hidup yang baru.
Papa/Mama : “ Buk... terima kasih....selama ini telah membantu dan memberikan perlindungan kepada anak kami, untuk itu kami bemaksud memberikan bantuan biaya sekolah kepada Mail agar dapat sekolah dengan Andi. Saya mohon Buk...!” (Mail dan Andi salaing memandang).
Emak : “Terima kasih, tuan, kami ihklas...Andi saya anggap seperti anak kami sendiri.” Tidak mengharap imbalan apa-apa. Apa tidak memberatkan Bapak/Ibu?”
Papa : ”Kami ihklas, Buk..!”
Mama : ”Ya... kami ihklas.. biar Andi...kami sekolahkan sampai perguruan tinggi.” Apalagi kedua anak ini sudah seperti saudara.
Emak : ”Terima kasih kami sampaikan.

Ending : Kedua orang tua Andi berpamitan kepada orang Ismail. Mereka pulang dengan muka senduh. Ada penyesalan dan harapan untuk memperbaiki kekhilafan yang selama ini dilakukan. Sementara, Emak mendekap Mail sambil mengucapkan selamat jalan kepada kedua orang tua Andi.
Kita harus dapat mengambil pesan dari cerita drama tadi:
1. Orang tua harus selalu mengawasi anak-anaknya.
2. Kebahagiaan bukan dari harta yang berlimpa, tetapi perhatian dan kasih sayang.
3. Kedua orang tua sangat berperan membentuk watak anak, buka bapa atau ibu saja.
4. Marilah jadi anak dan orang tua yang baik ntuk jadikan keluarga yang berbahagia. Amin.

SASTRA

JUDUL DRAMA:
DOKTER GILA

PEMAIN-PEMAIN:

SEBAGAI ORANG GILA
SEBAGAI PERAWAT
SEBAGAI DOKTER RSJ
SEBAGAI PASIEN 1
SEBAGAI BAPAK
SEBAGAI ANAK
SEBAGAI PASIEN 2
SEBAGAI BAPAK 2
SEBAGAI SATPAM

KARAKTER-KARAKTER PEMAIN:
1. Orang gila: seorang laki-laki yang mengalami gangguan jiwa, ingin menjadi seorang
2. dokter, selalu ingin kabur setiap ada kesempatan.
3. Perawat : orang yang sabar merawat orang-orang gila di sebuah rumah sakit jiwa.
4. Dokter RSJ : seorang laki-laki bertanggung jawab dengan pasien nya
5. Pasien 1: seorang yang mengalami gangguan jiwa
6. Bapak: seorang yang baik, selalu menghawatirkan anaknya
7. Anak : seorang anak laki-laki yang mengalami kelainan
8. Pasien 2: pasien yang sakit karena mengalami problema
9. Satpam: bekas penghuni rumah sakit jiwa

Suasana di Rumah sakit jiwa tampak sepi, hanya terlihat pasien lagi bingung jalan mondar-mandir sendirian.
Orang gila : Bosen…..bosen disini Cuma ada suster, dokter yang sempel. (berfikir)
Enaknya ngapain ya?
Perawat : (sambil menulis dan membaca) ini kaki ini mata. Ini kaki mata sakit
Orang gila : (memanggil) perawat…..
Perawat : Ada apa/ mengganggu orang saja.
Orang gila : bosan nih tiap hari perawat terus yang tak lihat.
Suster : Kalau bosen lihat aku, sana lihat film di bioskop!!
Orang gila : Bener nih? Yes…Asyik. Hore….(out stage)
Suster : Iya cepat sana pergi!! Dasar orang gila. Edan!(tiba-tiba kaget) lho dia
kan pasien ku. (memenggil) he! Orang gila tunggu..wah gawat….(out stage)
(In stage Dokter Rumah sakit Jiwa)
Dokter RSJ : Sebel. Tiap hari ngurusi orang gila. Lama-lama aku bisa ketularan.
(kepada penonton) He, tau nggak? Sebenarnya cita-citaku ingin jadi cover
boy. (sambil memperagakan) coba lihat! Body kayak Primus. Rambut
keren kayak Raffi ahmad. Senyum ku kan manis. Gimana penonton? Ok
nggak? (Tiba-tiba sebel lagi) Hem…dari pagi sampai sekarang nggak ada
pasien. Pulang dulu ah….(out stage)
Orang gila : (tertawa) hahahaha dasar suster edan. Tak tipu. (kaget) lho, ini kan
tempat dokter! Kebetulan. Oh ya dulu aku kan pengen jadi dokter.
Sekarang nyoba’jadi dokter ah…mumpung sepi tidak ada dokter
nya.(masuk ruang dokter) inilah ruangan yang aku impikan. Ini baju
ku(duduk) ini kursiku, ini mejaku dan ini alat periksaku. Nah ini….
Suntikku, dan sekarang aku menjadi dokter. Pantes kan…(memperagakan)
(in stage pasien)
Pasien 1 : Permisi…..
Orang gila : Oh…monggo. Silahkan duduk!
Pasien 1 : Dok, tolong…..
Orang gila : (bergaya) ya, jelas dong, dokter kan orang pinter. Apa sampeyan bisa menyanyi “kodok ngorek”
Pasien 1 : Dok saya ini bukan penyanyi, kok disuruh nyanyi sih?
Orang gila : Mau apa ndak? Kalau tidak mau, cari dokter lain saja bagaimana?
Pasien 1 : Dokter ini ada ada saja, ya sudah baik lah (menyanyi kodok ngorek)
Orang gila : Bagus, suaramu seperti piring pecah
Pasien 1 : lho masak suara saya dibilang seperti piring pecah.
Orang gila : kamu sakit apa?
Pasien 1 : bukan saya yang sakit, tapi anak saya.
Orang gila : masak kamu tidak sakit? Tapi sebaiknya kamu juga diperiksa, siapa tau ada penyakit bersarang ditubuhmu.
Pasien 1 : saya kan ndak sakit masak harus diperiksa (jengkel) dokter jangan main paksa ! mangkel aku
Orang gila : oke…oke kalau tidak mau diperiksa kamu diam saja. (memeriksa mata) wah mata nya merah(memegang hidung) wah hidung mu kotor. Kamu pasti jorok ya tidak pernah mandi.
Pasien 1 : enak aja, dokter saya ini mandi sehari 3 kali, kok dibilang jorok. Saya nggak percaya dengan dokter, dasar dokter gila.(out stage)
Orang gila : hahahahaha
(in stage perawat)
Perawat : permisi…permisi…Maaf saya mengganggu kesenangan Tuan dokter.
Orgil : Oh...ada orang to! Tadi kamu ngomong apa?
Perawat: Maaf jika saya mengganggu kesenangan Tuan dokter.
Orgil : Oh...tidak apa-apa, karena saya ini sering diganggu. Dan saya suka mengganggu. Apa bisa saya bantu?
Perawat: Saya mau tanya Tuan dokter. Apa tuan melihat pasien yang kabur dari rumah sakit jiwa?
Orgil : (salah paham) He! Jangan sebut saya orang gila.
Perawat: Lho, yang gila itu bukan tuan, tapi pasien saya dari rumah sakit jiwa.
Orgil : Oooo...Sampeayan mau tanya to?
Perawat: Bagaimana? Apa tuan melihat pasien saya yang gila?
Orgil : sorry, saya tidak mau berurusan dengan orang gila.
Perawat: Ya. Saya terima kasih. Permisi!
Orgil : (Memanggil) Stop! Stop! Sebentar! Apa kamu sebaiknya tidak diperiksa dulu?
Perawat: Ah .. dokter ini ada-ada saja. Orang gak sakit kok mau diperiksa. Saya kan nggak sakit.
Orgil : Siapa bilang kamu ini nggak sakit. Setiap orang pasti ada penyakitnya. Mau diperiksa apa nggak?
Perawat: Tapi...
Orgil : Sudahlah nggak usah mbayar, Gratis.
Perawat: (Kagum) Wah, dokter ini hebat benar. Bisa menebak saya, bener..gratis, dok?
Orgil : Sueer! Asli nggak usah bayar.
Perawat: Dengan senang hati, dok.
Orgil : Silahkan tidur! (memaksa pasien)
Perawat: Bagaimana, dok? Apaku yang sakit?
Orgil : Parah. Sangat parah sekali.
Perawat : (ketakutan) Parah, dok. Aduh, gimana nih,dok? Tiba-tiba kok jadi parah.
Orgil : Otak kamu mau pecah, paru-paru kamu hampir hilang, hidung kamu lecet, ususmu usus buntu, kamu pasti kedinginana kan?
Perawat: Apa yang harus aku lakukan, dok?
Orgil : Sholat yang banyak, beli kain kafan, siapkan orang buat tahlilan.
Perawat: Terima kasih dok. (Out sambil menirukan omongan orgil)
Orgil : (Tertawa) Ha... ha....ha...rasain kamu. Sekarang yang gila kamu (tertawa lagi)

( In Stage anak dan Bapak)
Anak : (Menangis) Hi..hi..hi..ha..ha
Bapak : Sudah jangan nangis terus.
Anak :( Semakin keras tangisannya )
Bapak : itu kan salah kamusendiri. Sudah Miami cup! Meneng!
Anak : (Diam sebentar, Nangis lagi)
Bapak : ( Jengkel) Oh..tak gepu’i kon ongkok. Ayo terusno! ( sambil ambil gepuk) Dok, tolong anak saya, Dok.
(4)
Orgil : Anak ibu sakit apa?
Bapak : kalau malam bisu, dok
Orgil : Kalau pagi sampai siang?
Bapak : Ngomongnya megap-megap, Dok.
Orgil : Sudah berapa lama?
Bapak : Kira-kira satu minggu Dok.
Orgil : Jangan kuatir (Mendekati si Anak) kamu kenapa neng?
Anak : Ha-Hi-Ho-He
Orgil : Kenapa?
Anak : Ha-Hi-Ho-He
Orgil : ( Mendekat ke Ibu) ini penyakit tidak main-main butuh penanganan khusus. Ini resepnya ( Sambil nulis) Kapur Barus, racuntikus, di campur dengan made sedikit spiritus, dan jangan lupa zaheri di minum 10x. Saya jamin anak ibu langsung Qoit?
Orgil : Qoit? Qoit itu apaan Dok?
Orgil : langsung sembuh
Bapak : Makasih, Dok. Permisi. (Mau keluar,tiba-tiba orgil memanggil)
Orgil : E...e...e..sebentar! Besok langsung ke sini untuk disuntik. (sambil bawa suntik)
Bapak : Pasti, Dok, jangan kuatir, selamat sore. ( Out stage dengan si anak)
Orgil : Selamat sore dan selamat ver-Qoid. (kelelahan)Huh...capek banget sudah dapat tiga pasien. Mau jalan-jalan, biar nggak stress.
(out stage)
(In Stage Rumah Sakit Jiwa)
Dokter RS :(memanggil) suster…suster
Perawat : (masih di belakang panggung) sebentar dok.
Dokter RS : (Memanggil semakin keras) Suster !
Perawat : (Lari tergoboh-goboh) ya, Dok! Siap!
Dokter : Kenapa pasien itu bisa lepas?
Perawat : Maaf Dok.. saya yang salah.
Dokter RS : Ya, jelas kamu yang salah, masak saya?
Perawat : tapi, Dok..
Dokter RS : Tidak ada tapi-tapian, sekarang juga panggil satpam dan suruh ke sini!
Perawat : Sekarang, Dok?
Dokter RS : Ya, sekarang tolol. Ayo cepet!
Perawat : Baik Dok ( out stage)
Dokter RS : Dasar, masak suruh jaga pasien satu saja nggak becus.
(in stage pasien 2 dan bapak)
Pasien 2 : (tertawa) Ha..ha..hi..hi..
(5)
Bapak 2 : (Memukul punggung anaknya) permisi, dok. Mohon anakku diperiksa. Sudah tiga hari anakku tertawa sendiri, kalau bisa buang sekalian otaknya.
Dokter RS : Bukankah itu anak bapak?
Bapak 2 : Saya tidak peduli, dok. Barang kali kalau otaknya di buang anak saya bisa cepat sembuh.
Dokter RS : Sabar-sabar (Mendekati si anak) tak periksa dulu otaknya (memeriksa)
Pasien 2 : (spontan) Alhamdulillah dok, kalau begitu bapak saja yang diperiksa otaknya. (tartawa terus) ha..ha..ha..
Bapak 2 : ( memuklul punggung anaknya sehingga tertawanya berhenti) jadi apa yang harus saya lakukan dok?
Dokter RS : Jangan kuatir ( sambil mendekat) yang harus anda lakukan adalah..(mbisik)
Bapak 2 : ( Kaget) apa? Dikawinkan?
Dokter RS : Sst..jangan keras-keras. Anak bapak sedang dimabok asmara alias gila karena cinta.
Bapak 2 : Oh...jadi penyakitnya itu,dok. Ini pasti gara-gara si Paijo (pamitan). Terima kasih, dok. (memberi uang) ini dok.
Dokter RS : Terima kasih.
Bapak 2 : ( mengajak pulang) ayo pulang!
Pasien 2 : (tertawa) bapakku gila, bapakku gila, bapakku gila ( sambil joget naik meja dokter)
Bapak 2 : Dok, gimana ni, tolong anak saya.
Dokter RS : Jangan kuatir, ( menyuruh si anak turun) Nang-ning-nang- ning-nang
Pasien 2 : (akhirnya pasien turun dari meja)
Bapak 2 : (menggandeng tangan si anak) terima kasih,dok. Mohon pamit dulu. Mari dok.
Dokter RS : Mari-mari, jangan lupa di undang,ya!
Bapak 2 : Beres,itu dok. (dibalik panggung)
( in stage satpam dan perawat)
Satpam : (berhitung) tok-wak-tok-wak-tok-wak
Perawat : Berhenti grak! Hormat pada bu dokter grak!
Dokter RS : (kepada suster) he, sini! Kenapa kamu bawa satpam seperti dia kesini. Apa tidak ada yang lain?
Perawat : Kenapa dengan satpam ini Dok?
Dokter RS : Dia itu mantan alumni rumah sakit ini.
Perawat : Lalu kenapa dok?
Dokter RS : Kan sudah saya bilang, dia itu belum sembuh benar.
Perawat : Trus dok?
Dokter RS : Ya, nggak nyambung tau.
Perawat : Lalu?
Dokter RS : (Makin jengkel) lalu..lalu, terserah kamu saja. Pokoknya pasien gendeng itu harus kamu tangkap bersama satpam ini.
Satpam : siap tangkap grak!
Dokter RS : (Kepada suster) Lho, bener kan?! Dia itu nggak nyambung (marah) kamu harus tanggung jawab! (out stage)
Perawat : Lho dok! (ngomel sendiri) dasar ! dokter gila!
Dokter RS : Sama edannya! (marah & out)
Satpam : Kapan diperintah grak!
Perawat : Laksanakan!
Satpam : Siap grak! Maju..mlaku! (berhitung) tok-wak-tok-wak-tok wak
Perawat : (mengejek) dasar satpam sebleng. Dokternya gendeng! Susternya...oh, cantik kan?!(kepada penonton)lebih baik nyusul satpam itu, saya belum seneng kalo pasien gendeng itu belum ketemu (out)

( in stage anak dan ibu menuju Puskesmas)
Bapak : (sambil menggandeng anaknya) gimana sih dokter ini anakku kok tambah parah begin?
Anak : ( seperti orang epilepsi) Ha-Hi-ha-hi
Bapak : (memanggil) dokter! Dokter! Permisi! Kulo nuwun, Assalamualikum, wah gawat kalo’ dokternya nggak ada.
Dokter : (tiba-tiba masuk) ada yang bisa saya bantu.
Bapak : Oh tidak! Saya tidak perlu pembantu.
Dokter : Lho, sampeyan siapa?
Bapak : He. Mestinya saya yang tanya! Sampeyan siapa?
Dokter : Saya Dokter di sini!
Bapak : Ah..bohong! jangan coba-coba menipu saya.
Dokter : He, bulek! Saya itu dokter asli.
Bapak : Tidak percaya. Kemarin dokternya laki-laki sekarang kok jadi wanita. Sampeyan pasti bohong! Akan aku laporkan ke polisi.
Dokter : Sumpah! Asli bulek! Saya dokter di sini.
Bapak : Ojo guyon. Jangan coba-cobamenipu saya, karena saya adalah tukan tipu. (memberi kepalan tangan) mau kena ini!
Dokter : Saya punya buktinya kalosaya dokter asli.
Bapak : Silakan, mana buktinya kalo sampeyan dokter asli?
Dokter : Kalo’ orang sakit kepala harus minum obat sakit kepala, kalo’ orang sakit mata jangan dikasih obat sakit perut (meyakinkan) bagaimana?
Bapak : (mangut-mangut) Nah begitu! Saya baru percaya sama sampeyan. Mulai sekarang saya panggil Bu Dokter.
Dokter : (lega) terima kasih
Bapak : Bu Dokter! Tolong anak saya, sejak dikasih resep dokter laki-laki itu, anak saya semakin parah.
Dokter : (heran) ada yang nggak beres, pasti kemarin ada orang gila masuk ke sini. Kemarin dikasih resep apa sama dokter laki-laki itu?
Bapak : Kapor barus, Racun tikus dicampur madu dan sedikit spiritus.
Dokter : Nah, tidak salah lagi pasti orang gila.
Bapak : Malah anak saya dijamin langsung Qoid.
Dokter : (tertawa) He, Bulek sampeyan tau artinya Qoid?
Bapak : Nggak tau dok.
Dokter : Qoid itu aratinya mati.
Bapak : Apa? Mati? Pantesan anak saya jadi begini.
Anak : (Tiba-tiba kejang)
Bapak : Bok, tolong anak saya,dok!
Dokter : Cepat! baringkan!
Bapak : Mau diapain dok?
Dokter : Sudah, jangan banyak tanya! (mengambil alat suntik, lalu disuntikkan)
( in stage orang gila)
Orgil : He-he-he-he..Hentikan! stop! (semua diam) Lho, ini kan pasienku. (melihat dokter) lho, sampeyan ini siap berani masuk ruangan dokter.
Bapak : Nah, ini dok orangnya yang ngasih resep.
Dokter : He, kamu orang gila yach? Ayo pergi! Hus..hus..hus..
Orgil : Kamu yang gila. (ganti ngusir) Hus..hus..ini tempat praktekku, ayo out! Keluar..!
Dokter : (ketakutan) HI..Ayo lari bulek! (out stage)
Orgil : (Memegang tangan si ibu) He! Jangan ikut lari bersama orang gila itu!
Bapak : Tapi..tapi sampeyan bukan dokter kan?
Orgil : Saya ini Dokter lulusan KALIPO alias kali porong. (tertawa)
Bapak : Tapi..tapi, sampeyan kan gila?!
Orgil :(Marah) Bilang apa kamu?
Bapak : Nggak! Saya nggak bilang apa-apa.( Tambah takut) Anu..Anu..Itu..Itu..
Orgil : Anu..Anu..Anumu..itu..itu..itumu(tertawa) ha..ha..ha..
Bapak : (ketika orgil tertawa, mencari kesempatan untuk lari) lihat ada apa di atas!
Orgil : (masih tertawa) Lho, kemana dia?! He, jangan lari! Tunggu! Awas, kalo’ ketangkat! Akan kumasukkan ke dalam Rumag Sakit gila.
Bapak : (Tiba-tiba bangun dan tertawa sendiri) Hi..hi..hi..
Orgil : (Chalet) Lho, kamu masih hidup?!
Anak : (Masih tertawa) Hi..hi..hi..siapa kamu? (mengejar orgil, mau mencekik)
Orgil : Tolong-tolong ada orang gila (mengambil alat suntik lalu disuntikkan). Rasakan ini! (Si anak pingsan kembali)
( Tiba-tiba in stage Dokter, satpam, suster & dokter RSJ)
Dokter : Nah, ini orangnya!
Satpam : Mau lari kemana? (orgil bingung)
Suster : Tangkap dia, cepat!
Satpam : Beres! Dengan senang hati. (kepada dokter RSJ) lapor! Saya siap menangkap pasien yang gila. Laporan selesai.
Dokter RSJ : Halah! Kelamaan. Keburu lari lagi nanti! Cepat tangkap!
(ending adegan kucing-kucingan/ lari kejar-kejaran)

Senin, 24 Mei 2010

Artikel Umum

Alhamdulillah…Siswa SMP NU 1 Gresik LULUS 100%

Setiap siswa pasti punya ekspektasi agar suses dalam mengakhiri sekolahnya. Sukses yang dimaksud adalah Lulus dengan memperoleh banyak ilmu. Cita-cita mulya itu selayaknya didukung oleh semua pihak. Orang tualah yang paling berperan untuk mewujudkan semua cita-cita anak. Ibu diantaranya sosok wanita yang paling berjasa dalam membantuk suksesnya anak. Meskipun demikian, orang tua yang sudah memberikan dukungan berupa apapun tidak akan berarti apa-apa bila si anak tidak mengerti dan menganggap orang tua mengatur ini dan itu. Berapa banyak anak yang tidak sukses karena tidak mau menurut nasihat orang tua. Begitu sebalinya banyak pula anak yang sukses karena selalu tawadhuk dan menurut kedua orang tua dan gurunya.
Sudah menjadi kewajiban dan hal yang wajar kalau guru-guru memberikan sesuatu yang diharapkan berarti bagi hidupnya kelak. Pendididikan dan pengajaran tidak hanya sekadar anak memperoleh materi-materi yang hanya didengar dan di ingat sesaat saja. Pendidikan seyogyanya memberikan bekas yang dalam pada diri siswa. Pendidikan yang dimaksud adalah pendidikan yang berbasis pada keahlian (skill oriented) . Sudah menjadi kewajiban guru bahwa dalam profesinya guru melakukan tiga hal yang diharapkan dapat diterima dan berguna bagi siswa. Ketiga hal tersebut adalah, 1) mengajar (instructional) hasilnya berupa ilmu pengetahuan yang bersifat teoritis, 2) mendidik (educational) hasil yang diperoleh berupa nilai-nilai moral, sosial dan motivasi-motivasi yang berguna untuk mental dan pembentukan karakter, dan 3) mengelola (managerial) dengan harapan siswa dapat mengatur diriya dan lingkungan sekitar dengan pendekatan yang santun.
Lulusnya siswa SMP NU 1 Gresik, disambut bersuka cita oleh siswa, guru, dan wali murid. Penantian tiga tahun terasa plong bagai udun yang meletus. Sebanyak 79 siswa dinyatakan lulus dengan nilai yang memuaskan. Tidak dipungkiri, bahwa setiap sekolah menginginkan siswanya lulus dengan nilai akademik yang memuaskan bahkan memperoleh predikat. Walau itu menjadi target dan harapan ke depan, segenap jajaran guru dan stakeholder yang lain tetap berkomitmen untuk memperoleh nilai tertinggi, enta kapan cinta-cita itu tercapai. Agaknya cita-cita itu tidak belebihan. Selama semua pihak bersama-sama mengerti dan berupaya untuk mewujudkan itu pasti terwujud. Harapan bukan sekedar impian, harapan adalah jembatan tuk wujudkan agan.
Sudah menjadi tradisi barangkali, setiap tahun ada yang masuk dan ada yang keluar. Siswa baru merasa senang dengan sekolah baru dan segala yang baru. Siswa yang lulus merasa tertantang untuk menjajal kehidupan di depan. Semua itu menjadi putaran zaman yang mungkin tak akan berubah kecuali khiamat. Tidak sia-sia itulah ungkapan yang pantas. Usaha guru yang maksimal serta niat anak yang sungguh-sungguh akan membuakan hasil. Selamat dan sukses anak-anak, lanjutkan dan rai cita-cita kalian.

Kamis, 18 Maret 2010

artikel Kehidupan dan Cinta



Cinta .....

Sangatlah menyakitkan mencintai seseorang tetapi tidak dicintai olehnya. Tetapi lebih indah untuk mencintai dan tidak pernah menemukan keberanian untuk memberitahu mereka apa yg kamu rasakan. Hanya perlu satu menit untuk menghancurkan seseorang, satu jam untuk menyukai seseorang, satu hari untuk mencintai seseorang, tetapi membutuhkan waktu seumur hidup untuk melupakan seseorang. Cinta adalah ketika kamu membawa perasaan, kesabaran,dan roomantis dalam suatu hubungan dan menemukan bahwa kamu peduli dengan dia. Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu. hanya untuk menemukan bahwa pada akhirnya menjadi tidak berarti dan kamu harus membiarkannya pergi. Ketika pintu kebahagiaan tertutup, yang lain terbuka, tetapi kadang-kadang kita menatap terlalu lama pada pintu yang telah tertutup itu sehingga kita tidak melihat pintu lain yang telah terbuka untuk kita. Teman yang terbaik adalah teman dimana kamu dapat duduk bersamanya dan merasa terbuai, dan tidak pernah mengatakan apa-apa dan kemudian berjalan bersama. Perasaan itu adalah percakapan termanis yg pernah kamu rasakan. Benarlah bahwa kita tidak tahu apa yang kita dapatkan sampai kita kehilangan itu?? tetapi benar juga bahwa kita tidak tahu apa yang hilang sampai itu ada. Memberikan seseorang semua cintamu tidak pernah menjamin bahwa mereka akan mencintai kamu juga!!! Jangan mengharapkan cinta sebagai balasan, tunggulah sampai itu tumbuh di dalam hati mereka. Tetapi jika tidak, pastikan dia tumbuh di dalam hatimu. Ada hal yang ingin kamu dengar, tetapi tidak akan pernah kamu dengar dari orang yang dari mereka kamu ingin dengar. Tetapi jangan sampai kamu menjadi tuli walaupun kamu tidak mendengar itu dari seseorang yang mengatakan itu dari hatinya. Jangan pernah berkata selamat tinggal, jika kamu masih ingin mencoba. Jangan menyerah selama kamu merasa masih dapat maju. Jangan pernah berkata kamu tidak mencintai orang itu lagi, bila kamu tidak bisa membiarkannya pergi. Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan walaupun mereka telah dikecewakan. Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati. Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun mereka telah disakiti sebelumnya dan kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangun kembali kepercayaan. Jangan melihat dari wajah, itu bisa menipu! Jangan melihat dari kekayaan,itu bisa menghilang. Datanglah kepada seseorang yang dapat membuatmu tersenyum. karena sebuah senyuman dapat membuat hari yang gelap menjadi cerah. Berharaplah kamu dapat menemukan seseorang yang dapat membuatmu tersenyum. Ada saat di dalam kehidupanmu dimana kamu sangat merindukan seseorang, kamu ingin mengambil mereka dari mimpimu dan benar-benar memeluk dia. Berharaplah bahwa kamu dapat bermimpi tentang dia, yang berarti mimpilah apa yang kamu impikan, pergilah kemana kamu ingin pergi, jadilah sesuai keinginan kamu, karena kamu hanya hidup sekali dan satu kesempatan untuk melakukan apa yang ingin dilakukan. Semoga kamu mendapat cukup kebahagiaan untuk membuat kamu bahagia,cukup cobaan untuk membuat kamu kuat,cukup penderitaan untuk membuat kamu menjadi manusia yang sesungguhnya, dan cukup harapan untuk membuat kamu bahagia. Selalu letakkan dirimu pada posisi orang lain. Jika kamu merasa bahwa itu menyakitkan kamu, mungkin itu menyakitkan orang itu juga. Kata-kata yang ceroboh dapat mengakibatkan perselisihan, kata-kata yang kasar bisa membuat celaka, kata-kata yang tepat waktu dapat mengurangi ketegangan, kata-kata cinta dapat menyembuhkan dan menyenangkan. Permulaan cinta adalah dengan membiarkan orang yang kita cintai menjadi dirinya sendiri dan tidak membentuk mereka menjadi sesuai keinginan kita dengan kata lain kita mencintai bayangan kita yang ada pada diri mereka. Orang yang bahagia tidak perlu memiliki yang terbaik dari segala hal. Mereka hanya membuat segala hal yang datang dalam hidup mereka. Kebahagiaan adalah bohong bagi mereka yang menangis,mereka yang terluka, mereka yang mencari,mereka yang mencoba. Mereka hanya bisa menghargai orang-orang yang penting yang telah menyentuh hidup mereka. Cinta mulai dengan senyuman, tumbuh dengan ciuman dan berakhir dengan air mata. Masa depan yang cerah berdasarkan pada masa lalu yang telah dilupakan. Kamu tidak dapat melangkah dengan baik dalam kehidupan kamu sampai kamu melupakan kegagalan kamu dan rasa sakit hati. Ketika kamu lahir, kamu menangis dan semua orang di sekeliling kamu tersenyum. Hiduplah dengan hidupmu,jadi ketika kamu meninggal, kamu satu-satunya yang tersenyum dan semua orang di sekeliling kamu menangis. Karena kamu begitu berharga bagi orang di sekeliling kamu, tunjukkanlah cinta dari hatimu dan biarkan sekeliling kamu menyadari bahwa mereka berarti buat kamu dan kamu berarti bagi diri mereka.

Dion72

Sabtu, 13 Maret 2010

LDKS 09





TRETES Gembleng OSIS
Cari Jati Diri

Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) menjadi tempat melatih diri dan mempersiapkan diri untuk memajukan sekolah.

Gresik, 24 Oktober 2009
Sadar akan kekurangan dan kelemahan yang ad pada diri para siswa yang tergabung dalam OSIS SMP NU – 1 Gresik, para peserta mengadakan kegiatan yang dinamakan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDKS).
Kegiatan ini sudah menjadi program wajib bagi siswa yang terpilih dalam pemilihan pengurus OSIS. Pemilihan pengurus OSIS pun berjalan dengan demokratis karena prosedur dan tatacara disampaikan secara terbuka dan langsung yang akhirnya terpilih sejumlah kepengurusan OSIS SMP NU-1 periode: 2009-2010. Ingin tahu bagaimana Pilosis baca info selanjutnya!
Terpilihnya pengurus OSIS periode ini ditanggapi beragam dari berbagai pihak. Beberapa guru yang sempat diwawancarai oleh wartawan Mujabak mengatakan adanya harapan baik bagi perkembangan dan kegiatan sekolah ke depan dan ada pula guru yang sedikit pesimis karena ada beberapa siswa yang dirasa tidak pantas menjadi pengurus OSIS yang mulia dan penuh gengsi ini. Apapun alasannya umumnya guru menaruh harapan besar kepada kepengurusan OSIS ini untuk membantu sekolah dalam membawa nama baik dan kompetisi prestasi di tingkat SMP di Kabupaten Gresik.
Oleh karena latar belakang individu yang berbeda inilah perlunya LDKS agar meningkatkan mental, kepercayaan diri dan rasa tanggung jawab terhadap tugas dan kewajiban yang diemban.
Demi tujuan yang dimaksud, kegiatan ini benar-benar dilakukan dengan ketat, disiplin dan penuh aturan. Jadwal kegiatan sudah terpampang di sudut-sudut kamar dan ruangan. Sanksi-sanksi tegas bagi yang melanggar sudah disampaikan. Tidak ada kata untuk main-main atau bergurau tatkala kegiatan sudah berlangsung. Semua kegiatan dikomando, semua aktivitas diawasi. Peraturan semimiliter benar-benar diterapkan kepada peserta LDKS.
Bagi peserta yang terbiasa hidup berat dan sengsara tidak ada masalah dengan aturan dan kegiatan yang padat, tetapi bagi yang biasanya hidup enak dan hanya bermain sangat melelahkan dan menyiksa.
Program kegiatan ini diklasifikasikan menjadi dua, yaitu (1) kegiatan yang diadakan di dalam ruangan, dan (2) kegiatan yang diadakan di luar. Kegiatan di dalam ruangan apabila peserta diberikan materi melalui makala yang disampaikan oleh tutor melalui slide, sedangkan kegiatan di luar dilakukan dengan bentuk permainan (Team Building) dan Uji ketangkasan. Dalam materi permainan inilah kesempatan peserta untuk mengeksplorasi kemampuan dan bakat mereka sambil bersenang, bersorak, bernyanyi, tertawa dan berteriak




Semua kegiatan diikuti pesrta serius dan penuh semangat. Kelelahan terlihat pada beberapa muka peserta namun keceriaan juga tampak terpancar jelas di wajah-wajah mereka.
Kegiatan yang padat,tak terasa sang matahari enggan bersahabat menyaksikan kami mereka bermain. Sebaliknya udara semakin akrap menemani mereka. Tak jarang perserta mendekapkan tangan ke dadanya, juga terlihat dari mereka yang melindungi telinga dan tubuhnya dengan sarung yang mereka bawa.





Dengan senang mereka melakukan permainan yang bertujuan menciptakan kekompakkan dan mencari solusi dari berbagai masalah.






Ayooo.. kerjasama, lupakan kepentingan individu untuk mencapai SUKSES

Rabu, 03 Maret 2010

Artikel Umum

Bagaimana Memahami Ayat Allah di Alam
HARUN YAHYA

Dalam Alqur'an dinyatakan bahwa orang yang tidak beriman adalah mereka yang tidak mengenali atau tidak menaruh kepedulian akan ayat atau tanda-tanda kebesaran dan kekuasaan Allah di alam semesta ciptaan-Nya.
Sebaliknya, ciri menonjol pada orang yang beriman adalah kemampuan memahami tanda-tanda dan bukti-bukti kekuasaan sang Pencipta tersebut. Ia mengetahui bahwa semua ini diciptakan tidak dengan sia-sia, dan ia mampu memahami kekuasaan dan kesempurnaan ciptaan Allah di segala penjuru manapun. Pemahaman ini pada akhirnya menghantarkannya pada penyerahan diri, ketundukan dan rasa takut kepada-Nya. Ia adalah termasuk golongan yang berakal, yaitu "…orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka." (QS. Aali 'Imraan, 3:190-191)
Di banyak ayat dalam Alqur'an, pernyataan seperti, "Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?", "terdapat tanda-tanda (ayat) bagi orang-orang yang berakal," memberikan penegasan tentang pentingnya memikirkan secara mendalam tentang tanda-tanda kekuasaan Allah. Allah telah menciptakan beragam ciptaan yang tak terhitung jumlahnya untuk direnungkan. Segala sesuatu yang kita saksikan dan rasakan di langit, di bumi dan segala sesuatu di antara keduanya adalah perwujudan dari kesempurnaan penciptaan oleh Allah, dan oleh karenanya menjadi bahan yang patut untuk direnungkan. Satu ayat berikut memberikan contoh akan nikmat Allah ini:
"Dia menumbuhkan bagi kamu dengan air hujan itu tanam-tanaman; zaitun, korma, anggur dan segala macam buah-buahan. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memikirkan." (QS. An-Nahl, 16:11)
Marilah kita berpikir sejenak tentang satu saja dari beberapa ciptaan Allah yang disebutkan dalam ayat di atas, yakni kurma. Sebagaimana diketahui, pohon kurma tumbuh dari sebutir biji di dalam tanah. Berawal dari biji mungil ini, yang berukuran kurang dari satu sentimeter kubik, muncul sebuah pohon besar berukuran panjang 4-5 meter dengan berat ratusan kilogram. Satu-satunya sumber bahan baku yang dapat digunakan oleh biji ini ketika tumbuh dan berkembang membentuk wujud pohon besar ini adalah tanah tempat biji tersebut berada.
Bagaimanakah sebutir biji mengetahui cara membentuk sebatang pohon? Bagaimana ia dapat berpikir untuk menguraikan dan memanfaatkan zat-zat di dalam tanah yang diperlukan untuk pembentukan kayu? Bagaimana ia dapat memperkirakan bentuk dan struktur yang diperlukan dalam membentuk pohon? Pertanyaan yang terakhir ini sangatlah penting, sebab pohon yang pada akhirnya muncul dari biji tersebut bukanlah sekedar kayu gelondongan. Ia adalah makhluk hidup yang kompleks yang memiliki akar untuk menyerap zat-zat dari dalam tanah. Akar ini memiliki pembuluh yang mengangkut zat-zat ini dan yang memiliki cabang-cabang yang tersusun rapi sempurna. Seorang manusia akan mengalami kesulitan hanya untuk sekedar menggambar sebatang pohon. Sebaliknya sebutir biji yang tampak sederhana ini mampu membuat wujud yang sungguh sangat kompleks hanya dengan menggunakan zat-zat yang ada di dalam tanah.
Pengkajian ini menyimpulkan bahwa sebutir biji ternyata sangatlah cerdas dan pintar, bahkan lebih jenius daripada kita. Atau untuk lebih tepatnya, terdapat kecerdasan mengagumkan dalam apa yang dilakukan oleh biji. Namun, apakah sumber kecerdasan tersebut? Mungkinkah sebutir biji memiliki kecerdasan dan daya ingat yang luar biasa?
Tak diragukan lagi, pertanyaan ini memiliki satu jawaban: biji tersebut telah diciptakan oleh Dzat yang memiliki kemampuan membuat sebatang pohon. Dengan kata lain biji tersebut telah diprogram sejak awal keberadaannya. Semua biji-bijian di muka bumi ini ada dalam pengetahuan Allah dan tumbuh berkembang karena Ilmu-Nya yang tak terbatas. Dalam sebuah ayat disebutkan:
Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daunpun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir bijipun dalam kegelapan bumi dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkah tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz). (QS. Al-An'aam, 6:59).
Dialah Allah yang menciptakan biji-bijian dan menumbuhkannya sebagai tumbuh-tumbuhan baru. Dalam ayat lain Allah menyatakan:
Sesungguhnya Allah menumbuhkan butir tumbuh-tumbuhan dan biji buah-buahan. Dia mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup. (Yang memiliki sifat-sifat) demikian ialah Allah, maka mengapa kamu masih berpaling? (QS. Al-An'aam, 6:95)
Biji hanyalah satu dari banyak tanda-tanda kekuasaan Allah yang diciptakan-Nya di alam semesta. Ketika manusia mulai berpikir tidak hanya menggunakan akal, akan tetapi juga dengan hati mereka, dan kemudian bertanya pada diri mereka sendiri pertanyaan "mengapa" dan "bagaimana", maka mereka akan sampai pada pemahaman bahwa seluruh alam semesta ini adalah bukti keberadaan dan kekuasaan Allah SWT.

Oleh: Dion72
Berpikirlah Sejak Anda Bangun Tidur
HARUN YAHYA

Tidak diperlukan kondisi khusus bagi seseorang untuk memulai berpikir. Bahkan bagi orang yang baru saja bangun tidur di pagi hari pun terdapat banyak sekali hal-hal yang dapat mendorongnya berpikir.
Terpampang sebuah hari yang panjang dihadapan seseorang yang baru saja bangun dari pembaringannya di pagi hari. Sebuah hari dimana rasa capai atau kantuk seakan telah sirna. Ia siap untuk memulai harinya. Ketika berpikir akan hal ini, ia teringat sebuah firman Allah:
"Dialah yang menjadikan untukmu malam (sebagai) pakaian, dan tidur untuk istirahat, dan Dia menjadikan siang untuk bangun berusaha." (QS. Al-Furqaan, 25: 47)
Setelah membasuh muka dan mandi, ia merasa benar-benar terjaga dan berada dalam kesadarannya secara penuh. Sekarang ia siap untuk berpikir tentang berbagai persoalan yang bermanfaat untuknya. Banyak hal lain yang lebih penting untuk dipikirkan dari sekedar memikirkan makanan apa yang dipunyainya untuk sarapan pagi atau pukul berapa ia harus berangkat dari rumah. Dan pertama kali ia harus memikirkan tentang hal yang lebih penting ini.
Pertama-tama, bagaimana ia mampu bangun di pagi hari adalah sebuah keajaiban yang luar biasa. Kendatipun telah kehilangan kesadaran sama sekali sewaktu tidur, namun di keesokan harinya ia kembali lagi kepada kesadaran dan kepribadiannya. Jantungnya berdetak, ia dapat bernapas, berbicara dan melihat. Padahal di saat ia pergi tidur, tidak ada jaminan bahwa semua hal ini akan kembali seperti sediakala di pagi harinya. Tidak pula ia mengalami musibah apapun malam itu. Misalnya, kealpaan tetangga yang tinggal di sebelah rumah dapat menyebabkan kebocoran gas yang dapat meledak dan membangunkannya malam itu. Sebuah bencana alam yang dapat merenggut nyawanya dapat saja terjadi di daerah tempat tinggalnya.
Ia mungkin saja mengalami masalah dengan fisiknya. Sebagai contoh, bisa saja ia bangun tidur dengan rasa sakit yang luar biasa pada ginjal atau kepalanya. Namun tak satupun ini terjadi dan ia bangun tidur dalam keadaan selamat dan sehat. Memikirkan yang demikian mendorongnya untuk berterima kasih kepada Allah atas kasih sayang dan penjagaan yang diberikan-Nya.
Memulai hari yang baru dengan kesehatan yang prima memiliki makna bahwa Allah kembali memberikan seseorang sebuah kesempatan yang dapat dipergunakannya untuk mendapatkan keberuntungan yang lebih baik di akhirat. Ingat akan semua ini, maka sikap yang paling sesuai adalah menghabiskan waktu di hari itu dengan cara yang diridhai Allah.
Sebelum segala sesuatu yang lain, seseorang pertama kali hendaknya merencanakan dan sibuk memikirkan hal-hal semacam ini. Titik awal dalam mendapatkan keridhaan Allah adalah dengan memohon kepada Allah agar memudahkannya dalam mengatasi masalah ini. Doa Nabi Sulaiman adalah tauladan yang baik bagi orang-orang yang beriman: "Ya Tuhanku berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri ni'mat Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh" (QS. An-Naml, 27 : 19)
Bagaimana kelemahan manusia mendorong seseorang untuk berpikir?Tubuh manusia yang demikian lemah ketika baru saja bangun dari tidur dapat mendorong manusia untuk berpikir: setiap pagi ia harus membasuh muka dan menggosok gigi. Sadar akan hal ini, ia pun merenungkan tentang kelemahan-kelemahannya yang lain. Keharusannya untuk mandi setiap hari, penampilannya yang akan terlihat mengerikan jika tubuhnya tidak ditutupi oleh kulit ari, dan ketidakmampuannya menahan rasa kantuk, lapar dan dahaga, semuanya adalah bukti-bukti tentang kelemahan dirinya.
"Allah, Dialah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah kuat itu lemah (kembali) dan beruban. Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya dan Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa." (QS. Ar-Ruum, 30: 54)
Bagi orang yang telah berusia lanjut, bayangan dirinya di dalam cermin dapat memunculkan beragam pikiran dalam benaknya. Ketika menginjak usia dua dekade dari masa hidupnya, tanda-tanda proses penuaan telah terlihat di wajahya. Di usia yang ketigapuluhan, lipatan-lipatan kulit mulai kelihatan di bawah kelopak mata dan di sekitar mulutnya, kulitnya tidak lagi mulus sebagaimana sebelumnya, perubahan bentuk fisik terlihat di sebagian besar tubuhnya. Ketika memasuki usia yang semakin senja, rambutnya memutih dan tangannya menjadi rapuh.

Bagi orang yang berpikir tentang hal ini, usia senja adalah peristiwa yang paling nyata yang menunjukkan sifat fana dari kehidupan dunia dan mencegahnya dari kecintaan dan kerakusan akan dunia. Orang yang memasuki usia tua memahami bahwa detik-detik menuju kematian telah dekat. Jasadnya mengalami proses penuaan dan sedang dalam proses meninggalkan dunia ini. Tubuhnya sedikit demi sedikit mulai melemah kendatipun ruhnya tidaklah berubah menjadi tua. Sebagian besar manusia sangat terpukau oleh ketampanan atau merasa rendah dikarenakan keburukan wajah mereka semasa masih muda.

Pada umumnya, manusia yang dahulunya berwajah tampan ataupun cantik bersikap arogan, sebaliknya yang di masa lalu berwajah tidak menarik merasa rendah diri dan tidak bahagia. Proses penuaan adalah bukti nyata yang menunjukkan sifat sementara dari kecantikan atau keburukan penampilan seseorang. Sehingga dapat diterima dan masuk akal jika yang dinilai dan dibalas oleh Allah adalah akhlaq baik beserta komitmen yang diperlihatkan seseorang kepada Allah.
Setiap saat ketika menghadapi segala kelemahannya manusia berpikir bahwa satu-satunya Zat Yang Maha Sempurna dan Maha Besar serta jauh dari segala ketidaksempurnaan adalah Allah, dan iapun mengagungkan kebesaran Allah. Allah menciptakan setiap kelemahan manusia dengan sebuah tujuan ataupun makna. Termasuk dalam tujuan ini adalah agar manusia tidak terlalu cinta kepada kehidupan dunia, dan tidak terpedaya dengan segala yang mereka punyai dalam kehidupan dunia. Seseorang yang mampu memahami hal ini dengan berpikir akan mendambakan agar Allah menciptakan dirinya di akhirat kelak bebas dari segala kelemahan.
Segala kelemahan manusia mengingatkan akan satu hal yang menarik untuk direnungkan: tanaman mawar yang muncul dan tumbuh dari tanah yang hitam ternyata memiliki bau yang demikian harum. Sebaliknya, bau yang sangat tidak sedap muncul dari orang yang tidak merawat tubuhnya. Khususnya bagi mereka yang sombong dan membanggakan diri, ini adalah sesuatu yang seharusnya mereka pikirkan dan ambil pelajaran darinya.

Oleh:Dion72

Selasa, 02 Maret 2010

Pansus Century Ricu

Rapat Paripurna Antiklimaks Pansus Century

Rabu, 03 Maret 2010, Rapat Paripurna Dewan Berjalan Ricu dan Prahara. Lagi-lagi rakyat melihat tontonan gratis yang menawan di forum dewan yang terhormat. Pansus Century berakhir kulminasi di rapat paripurna. Rapat paripurna yang sarat kepentingan dan pesan politik berjalan panas dan penuh intrik kepentingan. Emosional dan menyimpan logika dan rasional. Banyak alasan yang menyulut prahara paripurna.
Marzuki Alie sebgai ketua DPR dari fraksi Demokrat menutup sidang dengan arogan tidak meminta pandangan dari wakil-wakilnya. Anis Matta wakil ketua DPR dari Fraksi PKS, Pramono Anum wakil dan ketua DPR Fraksi PDIP, Priyo Budi Santoso wakil ketua DPR Fraksi Golkar. Ketiga wakil ketua, merasa tidak dihiraukan seperti patung atau bongkahan batu yang tidak berguna. Palu bergema setelah diketuk berkali-kali, intrupsi dari anggota dewan tidak digubris berakibat situasi panas, semakin kacau dan tidak terkontrol. Satu persatu anggota dewan maju menuju meja ketua dewan sambil berteriak penuh emosi. Disusul oleh anggota lain membuat menjadi panas dan kacau di depan ketua dan wakil dewan. Rapat Paripurna dewan yang muliah antiklimaks dan seperti arena gulat dan pancow. Sebagian di depan unjuk otot layaknya bonek yang berdesak-desakan tanpa karcis masuk lapangan bola. Akbar Faizal anggota dewan dari fraksi Hanura diusir dari ruang paripurna marah karena ada kecurangan yang dilakukan oleh ketua DPR Marzuki Alie
Layaknya arena tinju wasit melerai kedua petinju yang sama kuatnya. Sementara yang lain bersorak-sorai bernada mengejek ketika ketua pansus berbicara memaparkan fraksi-fraksi yang memvonis bahwa ada kesalahan dalam bank century, dan tertawa kegirangan seperti yang dilakukan oleh anggota dewan dari fraksi Demokrat Roy Suryo dan Ruhut Sitompul yang terlihat di siaran televisi. Anggota DRP dari fraksi Demokrat tersebut bersorak sorai seperti taman-kanak dan seperi anak yang tidak berpendidikan. bersorak kegirangan melihat situasi dewan yang berantem menyenangkan. Kata-kata dan sikapnya sangat tidak terpuji dan sangat memalukan. Teladan buruk lagi-lagi dipertontonkan banyak anggota Dewan.
Lagi-lagi kita mengenang kebenaran kata-kata Gus Dur ”DPR seperti Taman Kanak-Kanak”. Lirik lagu Grup Slank berjudul ”Tong Kosong”, dan Iwan Fals berjudul ”Wakil Rakyat”. Semua itu sebenarnya anggota dewan mendengar dan berhati-hati dalam bersikap dan malu kalau tidak bekerja dengan baik, bukan sebaliknya terkesan main-main.

Oleh: Dion72
Guru SMP NU 1 Gresik

Minggu, 28 Februari 2010

TIM FUTSAL SMINUZZA


PROFIL PEMAIN
Ridwan Affandi
Gresik, 22 Januari 1995
Posisi: CB (Centre Back)


PROFIL PEMAIN
Khorul Anam
Gresik, 09 Desember 1996
Posisi: OMF(Off Mildflieder)

TIM FUTSAL SMINUZZA

alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5443488016075224210" />

Wahyu Fariz
Gresik, 18 Mei 1994
Posisi: FW (Froward)


alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5443488007387166210" />
Ach. Afrizal
Gresik, 03 April 1995
Posisi: FW (Froward)



Sauqi Zakariyah
Gresik, 22 Juli 1995
Posisi: CB (Centre Back)



Imam Syafi’i
Gresik,
Posisi: CB (Centre Back)

TIM FUTSAL SMINUZZA



PROFIL PEMAIN
M. Agus Mauluduin
Gresik, 20 Agustus 1994
Posisi: OMF (Off Mildflieder)

TIM FUTSAL SMINUZZA



PROFIL PEMAIAN:
M.NIZAM MAOLIDDIN
Gresik, 18 Agustus 1995
Posisi: GK
Kapten

TIM FUTSAL SMINUZZA



PROFIL PEMAIN
Restu Deni Prayogi
Gresik, 20 Desember 1994
Posisi: FW (Froward)

TIM FUTSAL SMINUZZA

Sabtu, 27 Februari 2010

Artikel Umum


Yth. Bapak Bupati
K.H. Robah Maksum
Di Tempat

Assalamu’alaikum
Bismilahirohmanirohim, dengan menyebut nama-Mu yang maha Pengasih dan Penyayang. Sholawat dan Salam semoga tercurahkan kepada junjungan kita Rosullullah Muhammad SAW. Saya bangga menjadi anak Indonesia yang dilahirkan di kota Gresik. Kebanggaan saya berawal dari ketika diajak jalan-jalan oleh ayah ke kota. Saya tidak tahu persis di mana saya di ajak yang saya tahu tempat itu indah dan membuat kerasan di tempat itu. Keindahan alaun-alun, kebersihan sepanjang jalan kota dan beberapa tempat yang lain. Bahkan saya diajak jalan-jalan berkunjung ke teman dan saudara yang berada di desa dan kecamatan lain benar-benar berubah kata ayah. Ayah mengatakan dulu antar desa sangat sulit dilewati dan memerlukan waktu yang lama. Dulu becek berlumpur, terjal berbatu serta bergelombang tidak nyaman dilewati kini semua tinggal cerita. Keadaan kini sungguh berubah dan semakin maju. Jalan yang rata berpaving di masing-masing RT, dusun, dan desa serta menyambungkan antar dusun, desa membuat interaksi masyarakat semakin ringan dan dekat. Saya perna membaca di papan reklame yang ada di jalan kota Gresik berbunyi ” Membangun Desa Menata Kota” saya menanyakan ke ayah apa artinya. Ayah dengan sabar menjawab pertanyaan saya sambil menyetir sepeda motor melewati jalan-jalan kota dan dilanjutkan ketika sampai tujuan. Kata ayah membagun desa itu wujud nyatanya adalah pembangunan jalan-jalan yang ada di pelosok-pelosok desa yang berada di wilaya Kabupaten Gresik. Kemudian menata kota artinya keadaan kota yang sudah bagus dan tampak indah hanya diperbaiki supaya tetap indah dan semakin menawan.
Di tengah perjalanan melewati kota Gresik menuju ke alun-alun dan beberapa tempat menuju ke Makam Sunan Giri dan Sunan Malik Ibrahim saya sebenarnya ingin langusung bertanya kepada ayah mengapa di pohon-pohon banyak ditempel gambar foto orang yang berbeda. Saya pun senang karena membuat suasana kota semakin ramai dan semarak.





Tetapi ada yang tidak enak dalam hati saya melihat beberapa gambar yang dicorat-coret dan dirusak di bagian muka. Dalam hati bertanya mengapa? Di selah istirahat di makam setelah berziarah saya tanyakan ke ayah tentang gambar-gambar itu. Ayah menjelaskan bahwa ada Pilkada. Apa pilkada itu? Saya tanyakan ke ayah lagi. Pilkada itu pemilihan kepala daerah. Ayah menjelaskan lagi bahwa pilkada itu pemilihan kepala daerah Kabupaten Gresik yang dilaksanakan pada bulan Maret tahun ini. Sedangkan gambar-gambar yang ada di jalan itu adalah orang-orang yang mencalonkan diri menjadi bupati peiode selanjutnya. ”Siapa yang pantas menjadi bupati?” sela saya. Ayah melanjutkan penjalasan menjawab pertanyaan saya. Menjadi bupati itu tidak ringan. Pekerjaannya banyak. Tanggung jawabnya berat. Pekerjaan bupati diawasi dan diatur. Kalaupun ternyata ada yang mencalonkan itu harus di lihat dulu apa tujuan atau niatnya. Gresik sebagai kota religi, maritim dan industri sangat menjajikan untuk berkembang dan maju dibanding kota lain. Di saat aya melaksanakan sholat di masjid saya bemain-main dengan adik dan ibu di taman kota. Saya berfikir sejenak mengingat-ingat penjelasan ayah. Saya mengharapkan kota wali ini menjadi kota yang lebih maju, terkenal dan menjadi contoh dari kota lain. Semua itu akan terwujud apabila kota ini dipimpin oleh seorang bupati yang pintar dan mengerti. Pintar melihat apa saja yang harus dilakukan, diperbaiki, dan di bangun. Pintar dalam mengatur, memberikan kebijakan yang bermanfaat dan menimbulkan dampak lebih baik. Pintar dalam memberi contoh atau teladan dalam bersikap dan berkata-kata. Menyejukkan hati apabila berbicara. Menjadi harapan oleh semua orang. Menjadi lilin bagi orang yang berada pada kegelapan, artinya pemimpin atau bupati kita nanti harus menjadi tempat kita bertanya untuk menunjukkan jalan yang benar. Bupati yang mau dan peduli terhadap pendidikan untuk mencerdaskan anak bangsa melaui kebijakanya. Memberikan tongkat pada orang yang membutuhkan, artinya bupati yang loman dan mengerti kondisi warga dan bemberi bantuan yang nyata. Dan terpenting setiap nafas, detak jantung, serta langkah kakinya untuk kemakmuran rakyatnya, artinya bupati harus berada di mana-mana. Di pelosok desa pun bupati harus dekat dengan warga. Tidak boleh berpikir seratus kali apabila ada undangan ke pelosok desa.







Kriteria kedua adalah benar. Benar ini mengadung maksud apa yang dilakukan sesuai dengan lmu dan amaliahnya. Memberikan kebijakan harus memikirkan dampak dan solusinya. Bukan untuk diri dan keluarganya saya melainkan untuk kepentingan warganya.
Jangan mengikuti dalil ”aji mumpung” mumpung berkuasa ambil semua yang bisa masukkan kantong saku jangan ada yang tersisa. Mumpung menjabat, sanak saudara beromba memanfaatkan.
Saya inginkan Gresik mempunyai tempat wisata yang benar-benar diperhitungkan sehingga saya dan keluarga saya tidak perlu jauh-jauh ke kota lain. Saya punya usul untuk bupati bagaimana kalau waduk yang luas di dekat terminal disulap jadi tempat wisata yang moderan dan lengkap. Kota ini mempunyai tempat pendidikan yang maju dari tingkat dasar sampai perguruan tinggi. Yang membuat saya tidak suka adalah melihat sampah di sepanjang jalan kota dan di tempat parkir maupun lingkungan makam wali. Malu dengan peziara dari kota lain.
Siapa pun orangnya dari unsur mana saja bupati Gresik harus seperti yang saya sampaikan di atas. Bupati Gresik Harapaku, wujudkan cita-cita kami, warga Gresik yang rindu kebersamaan, kedamaian, ketenangan, dan kemakmuran.
Demikian sedikit yang dapat saya tuliskan. Semoga bermanfaat untuk kemajuan kota Pudak dan kota Krawu tercinta.

Wassalam.


Dari:
NIFIAH PRATIWI
Alamat: SD Negeri Boboh Kec. Menganti Kab. Gresik Telepon(031)7990581
Alamat Rumah: Dusun Gantang RT. 04 RW II Desa Boboh – Menganti Kab. Gresik Telepon: (031) 71304496