Kamis, 04 Agustus 2011

Informasi MGMP

Disampaikan kepada semua anggota MGMP, bahwa:
1. Kegiatan pertemuan belum aktif
2. Diharapkan Bapak/Ibu mempersiapkan perangkat mengajar RPP Berkarakter.
3. Luangkan waktu pertemuan hari Selasa Siang
Sekian.

Informasi

Disampaikan kepada Semua Guru DPK di manapun berada:
1. Ada info PAK dari bagian Kepegawaian Dinas Pendidikan Ibu Yayauk
2. Edaran selengkapnya di Ketua Guru DPK P. Mahmudiono, alamat: SMP NU 1 Grresik Belakang Pasar Gresik.
3. Atau dapat melihat di Fb. Dion Mahmud

Rabu, 03 Agustus 2011

Senin, 06 September 2010

Artikel Kesehatan

MENCAPAI POTENSI HIDUP YANG MAKSIMAL

Setiap orang mendambakan masa depan yang lebih baik ; kesuksesan dalam karir,
rumah tangga dan hubungan sosial, namun seringkali kita terbentur oleh berbagai
kendala. Dan kendala terbesar justru ada pada diri kita sendiri.
Melalui karyanya, Joel Osteen menantang kita untuk keluar dari pola pikir yang
sempit dan mulai berpikir dengan paradigma yang baru.

Ada 7 langkah agar kita mencapai potensi hidup yang maksimal :

* Langkah pertama adalah perluas wawasan. Anda harus memandang kehidupan ini
dengan mata iman, pandanglah dirimu sedang melesat ke level yang lebih tinggi.
Anda harus memiliki gambaran mental yang jelas tentang apa yang akan Anda raih.
Gambaran ini harus menjadi bagian dari dirimu, didalam benakmu, dalam percakapanmu,
meresap ke pikiran alam bawah sadarmu, dalam perbuatanmu dan dalam setiap
aspek kehidupanmu.

* Langkah ke dua adalah mengembangkan gambar diri yang sehat. Itu artinya Anda harus
melandasi gambar dirimu diatas apa yang Tuhan katakan tentang Anda.
Keberhasilanmu meraih tujuan sangat tergantung pada bagaimana Anda memandang
dirimu sendiri dan apa yang Anda rasakan tentang dirimu. Sebab hal itu akan menentukan
tingkat kepercayaan diri Anda dalam bertindak. Fakta menyatakan bahwa Anda tidak akan
pernah melesat lebih tinggi dari apa yang Anda bayangkan mengenai dirimu sendiri

* Langkah ke tiga adalah temukan kekuatan dibalik pikiran dan perkataanmu.
Target utama serangan musuh adalah pikiranmu. Ia tahu sekiranya ia
berhasil mengendalikan dan memanipulasi apa yang Anda pikirkan, maka ia
akan berhasil mengendalikan dan memanipulasi seluruh kehidupanmu.
Pikiran menentukan prilaku, sikap dan gambar diri. Pikiran menentukan tujuan.
Alkitab memperingatkan kita untuk senantiasa menjaga pikiran.

* Langkah ke empat adalah lepaskan masa lalu, biarkanlah ia pergi...
Anda mungkin saja telah kehilangan segala yang tidak seorangpun patut mengalaminya
dalam hidup ini. Jika Anda ingin hidup berkemenangan , Anda tidak boleh memakai
trauma masa lalu sebagai dalih untuk membuat pilihan-pilihan yang buruk saat ini.
Anda harus berani tidak menjadikan masa lalu sebagai alasan atas sikap burukmu
selama ini, atau membenarkan tindakanmu untuk tidak mengampuni seseorang.

* Langkah ke lima adalah temukan kekuatan di dalam keadaan yang paling buruk sekalipun
Kita harus bersikap :" Saya boleh saja terjatuh beberapa kali dalam hidup ini, tetapi
tetapi saya tidak akan terus tinggal dibawah sana." Kita semua menghadapi
tantangan dalam hidup ini . KIta semua pasti mengalami hal-hal yang datang
menyerang kita. Kita boleh saja dijatuhkan dari luar, tetapi kunci untuk hidup
berkemenangan adalah belajar bagaimana untuk bangkit lagi dari dalam.


* Langkah ke enam adalah memberi dengan sukacita. Salah satu tantangan terbesar
yang kita hadapi adalah godaan untuk hidup mementingkan diri sendiri.
Sebab kita tahu bahwa Tuhan memang menginginkan yang terbaik buat kita,
Ia ingin kita makmur, menikmati kemurahanNya dan banyak lagi yang Ia sediakan buat kita,
namun kadang kita lupa dan terjebak dalam prilaku mementingkan diri sendiri.
Sesungguhnya kita akan mengalami lebih banyak sukacita dari yang pernah dibayangkan
apabila kita mau berbagi hidup dengan orang lain.

* Langkah ke tujuh adalah memilih untuk berbahagia hari ini. Anda tidak harus menunggu
sampai semua persoalanmu terselesaikan. Anda tidak harus menunda kebahagiaan
sampai Anda mencapai semua sasaranmu. Tuhan ingin Anda berbahagia apapun kondisimu,
sekarang juga !



( Dikutip dari : Mencapai potensi hidup yang maksimal by Joel Osteen)
Oleh: DION72
17 Hal yang harus diingat
1. Jika sudah terjadi masalah, tdk harus dihindari (bingung), tapi HARUS DIHADAPI dengan tenang (dipikirkan jalan keluarnya) dan pasti selesai/ ada jalan keluarnya.
2. Menghadapi semua hal, tdk boleh berpikir negatif, seperti: "saya pasti tdk mampu", "saya tdk bisa", dan seterusnya. Tapi selalu berpikir positif, seperti: "saya bisa, pasti ada jalan keluarnya" dan lain lain.
3. Sudah dan senang semuanya tergantung pikiran saja!! ( Pikiran adalah pelopor!!). Jadi jaga pikiran kita baik - baik. Jangan pikir yang jelek/negatif. Selalu berpikir yang positif (baik).
4. Segala kesulitan/kesusahan akan berakhir. sebesar apapun masalahnya akan selesai juga dengan berjalannya waktu. Seperti pepatah mengatakan : TIDAK ADA PESTA YANG TIDAK BERAKHIR.
5. Orang yg sukses 85% ditentukan dari sikap/prilaku, 15% baru ditentukan ketrampilan. Jadi sikap kita dalam hidup ini sangat penting.
6. Segala sesuatu berubah (anicca). Kita tdk perlu susah. Misalnya : sekarang susahnya, selanjutnya pasti berubah menjadi senang. sekarang ada orang yang tdk senang pada kita, suatu saat nanti akan baik juga.
7. Hukum karma, berarti berbuat baik akan mendapat hasil baik dan sebaliknya, seperti tanam padi, pasti panen padi. Ingat!! Usahakan setiap saat selalu berbuat (tanam) kebaikan agar mendapatkan (panen) kebaikan. Jgn melakukan kejahatan. Dan jgn berharap mendapat balasan dari perbuatan baik kita!!!
8. Kesehatan asalah paling nomor satu (berhaga). Jaga kesehatan kita dengan olahraga, istirahat yang cukup dan jangan makan sembarangan.
9. Hidup ini penuh dengan masalah/persoalan/penderitaan. Jadi kita sdh tahu TIDAK MUNGKIN SELALU LANCAR/TENANG. Siapkan mental, tabah, sabar dan tenaga untuk menghadapinya. itulah kenyataan hidup yang harus dihadapi oleh setiap manusia.
10. Masa depan seseorang sangat tergantung pada sikap dan buku buku yang dibaca. Jadi membaca sangat penting dan menentukan masa depan seseorang.
11. Jangan membicarakan kejelekan orang lain, karena kita akan dinilai jelek
oleh orang yg mendengarkannya.
12. Pergaulan sangat penting dan merupakan salah satu kunci sukses. Boleh bergaul dengan orang jahat maupun baik asal kita HARUS TAHU DIRI/JANGAN TERPENGARUH LINGKUNGAN. Lebih baik lagi apabila kita bisa menuntun yang jahat ke jalan yang benar.
13. Budi orang tua, tidak dapat dibayar dengan apapun juga. begitu juga dengan
budi orang2 yang telah membantu kita.
14. Setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangan. Jadi jangan minder dengan kekurangan kita. dan jangan iri dengan kelebihan orang. HARGAILAH DIRIMU APA ADANYA!!!\
15. JANGAN MEMPERTENTANGKAN (MEMPERDEBATKAN) hal hal kecil yang tdk berguna
dengan siapapun juga.
16. Kunci sukses dlm hidup ini, selalu bersemangat, berusaha, disiplin, sabar, bekerja keras, rajin berdoa/sembahyang, banyak berbuat baik serta tdk blh berputus asa.
17. Jangan Menilai orang dari Harta(kekayaan), penampilan ataupun kondisi
fisik. Semua orang itu SAMA!!!

Oleh: DION72

Jumat, 20 Agustus 2010

APA "BERMUTU"

A.Apa "BERMUTU" Itu?
Dalam rangka peningkatan kualifikasi dan penerapan sertifikasi guru sesuai Undang-Undang nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, Pemerintah Indonesia beserta Pemerintah Belanda dan Bank Dunia menyepakati untuk bekerjasama dalam penyelenggaraan program BERMUTU atau Better Education through Reformed Management and Universal Teacher Upgrading. Program ini difokuskan pada upaya peningkatan mutu pendidikan melalui peningkatan kompetensi dan kinerja guru. Sumber pendanaan program berasal dari Pemerintah Belanda (melalui Dutch Trust Fund) dan Bank Dunia (pinjaman lunak melalui IDA Credit dan IBRD Loan), serta dana pendampingan yang berasal dari Pemerintah Pusat --Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Ditjen PMPTK), Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dan Balitbang Depdiknas-- dan Pemerintah Daerah. Tujuan Program BERMUTU adalah untuk mendukung upaya peningkatan kualitas dan kinerja guru melalui peningkatan penguasaan materi pembelajaran dan keterampilan mengajar di kelas. Program ini dikembangkan dalam kerangka kerja kualitas pendidikan yang menyeluruh (POM, BERMUTU, 2008)
Salah satu komponen kegiatan dalam Program BERMUTU adalah Penguatan Struktur Pengembangan Guru di Tingkat Daerah (Komponen 2), dan Pengembangan modul-modul bidang studi dan manajemen sebagai bahan pendukung kegiatan belajar bagi para guru, guru inti, dan kepala sekolah pada gugus sekolah (Sub Komponen 2.2.). Dalam rangka melengkapi bahan ajar (modul-modul bidang studi) Panduan Belajar untuk Pemandu dan Guru di KKG/MGMP ini disusun. Selanjutnya dalam uraian Panduan Belajar ini digunakan istilah Belajar Model BERMUTU untuk mewakili istilah yang terkait dengan pola pembinaan guru melalui Program BERMUTU.
Belajar model BERMUTU merupakan suatu cara belajar bagi guru dalam peningkatan kompetensi profesionalnya secara kolaboratif melalui kajian pembelajaran yang komprehensif dan berkelanjutan menuju terciptanya komunitas belajar di sekolah dan di KKG/MGMP. Pengkajian pembelajaran yang dimaksud adalah suatu pengkajian menggunakan pendekatan PTK (Penelitian Tindakan Kelas), Lesson Study dan Case Study. Belajar model BERMUTU pada dasarnya merupakan model penerapan penelitian tindakan kelas oleh guru yang diarahkan pada upaya pemecahan masalah atau perbaikan pembelajaran. Tahapan pelaksanaannya dimulai dari kajian pengajaran, identifikasi masalah, penyusunan rencana tindakan, pelaksanaan tindakan dan observasi, pengumpulan dan analisis data, refleksi dan tindak lanjut, sampai dengan pelaporannya. Untuk memperkaya khasanah penelitian tindakan kelas, pendekatan kolaboratif dalam tahap perencanaan, pelaksanaan perbaikan pembelajaran, dan refleksi dalam model Lesson Study diintegrasikan ke dalam Belajar Model BERMUTU. Selain itu, digunakan juga teknik studi kasus (Case Study) sebagai alat untuk mengumpulkan data dalam observasi dan refleksi.
Dalam Belajar Model BERMUTU ditekankan pada kajian pengajaran sebagai langkah awal untuk membuka cakrawala guru tentang proses belajar mengajar dari tiga aspek, yaitu aspek kurikulum, aspek bidang studi atau materi ajar, dan aspek praktik pembelajaran. Melalui kajian pengajaran, guru melakukan observasi dan menganalis proses belajar mengajar secara cermat. Guru diharapkan dapat mengidentifikasi beragam masalah dalam proses belajar mengajar dan melakukan praktik pembelajaran dengan memperhatikan kesesuainnya dengan sisi kurikulum, materi ajar, pendekatan, metode, media, dan strategi pembelajaran.

B. Tujuan

Program ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalitas guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah melalui pemberdayaan kapasitas KKG, MGMP, F-KKG,F-MGMP, KKKS, MKKS, FKKKS, FMKKS, KKPS dan MKPS
,
C. Sasaran

Sasaran dari penerima Dana Bantuan Langsung ini adalah:
KKG, MGMP, F-KKG,F-MGMP, KKKS, MKKS, FKKKS, FMKKS, KKPS dan MKPS yang berlokasi di 75 (tujuh puluh lima) kabupaten/kota sebagai pelaksana program BERMUTU berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 128 Tahun 2007

D. Sumber dan Besar Dana
NO
 JENIS DANA BLOCK GRANT
Tahun I Tahun II Tahun III
    Rp. Rp. Rp.
1. KKG Reguler 27.000.000 14.000.000 11.000.000
2 KKG Remote (terpencil) 136.000.000 95.000.000 95.000.000
3 Forum KKG 13.000.000 13.000.000 13.000.000
4 MGMP Teguler 20.000.000 18.000.000 17.000.000
5 MGMP Remte 100.000.000 68.000.000 65.000.000
6 Forum MGMP 11.000.000 11.000.000 11.000.000
7 KKKS 42.000.000 42.000.000 42.000.000
8 Forum KKKS 8.000.000 8.000.000 8.000.000
9 MKKS 33.000.000 33.000.000 33.000.000
10 Forum MKKS 5.300.000 5.300.000 5.300.000
11 KKPS 68.000.000 68.000.000 68.000.000
12 MKPS 62.000.000 62.000.000 62.000.000

E. Kegiatan MGMP

Kegiatan dilaksanakan atas dasar kebutuhan guru , kepala sekolah, pengawas sekolah untuk peningkatan kompetensi guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah

Pelaksanaan kegiatan in-service dapat berupa:
(1) pembahasan program kerja kelompok kerja
(2) penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan materi online,
(3) Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) seperti mengembangkan silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran, penyusunan bahan ajar, penilaian dan evaluasi;
(4) pengenalan Bahan Belajar Mandiri BERMUTU,
(5) evaluasi kinerja guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah
(6) model-model pembelajaran, metode-metode pembelajaran, dan media pembelajaran,
(7) pembentukan karakter bagi guru dan peserta didik,
(8) penjelasan pengisian kuesioner evaluasi diri anggota KKG, MGMP, KKKS, MKKS, KKPS dan MKPS serta
(9) kegiatan lain yang diperlukan anggota KKG , MGMP, KKKS, MKKS, KKPS dan MKPS untuk peningkatan kompetensi.
(10) Perencanaan Sekolah 1 tahun dan PTS oleh setiap kepala sekolah dan pengawas
(11) Kegiatan pemetaan kompetensi guru/KS/PS, study visit, on service, supervisi klinis , implementasi kompetensi kepala sekolah dan pengawas yang harus dilakukan oleh kepala sekolah dan pengawas
(12) Memilih lesson learned dan best practices untuk disajikan di MGMP
(13) Pertemuan rutin di kegiatan Forum KKG dan MGMP dengan perwakilan masing-masing 2 (dua) orang guru dari KKG yang merupakan wakil dari kelompok kelas rendah dan kelompok kelas tinggi di kabupaten/kota sebanyak 2 (dua) kali per tahun dan 2 orang wakil MGMP untuk kegiatan Forum MGMP
(14) Pertemuan rutin di kegiatan Forum KKKS dan MKKS dengan perwakilan masing-masing 2 (dua) orang kepala sekolah yang merupakan wakil dari kelompok kerja kepala sekolah KKKS/MKKS

F. Dasar Kegiatan MGMP
 Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan di kelompok kerja ini harus sejalan dengan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan yang diatur dalam Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya, yang terdiri dari kegiatan Pengembangan Diri; Publikasi Ilmiah; dan Karya Inovatif, Permendiknas No 16 Tahun 2007 tentang kompetensi guru, Permendikas No.12 tahun 2007 tentang standar kepala sekolah/madrasah dan Permendiknas No 13 tahun 2007 tentang standar pengaawas sekolah.



Mahmud72

Foto Kegiatan in-Service






KEGIATAN MGMP BAHASA INDONESIA INSERVICE DIBUKA KEPALA DINAS PENDIDIKAN KAB. GRESIK
BAPAK Drs. CHUSAINI MUSTAS, M.Pd. BERTEMPAT DI MASJID AGUNG GRESIK



KEPALA BAGIAN PENINGKATAN MUTU (IBU Dra. WANDA) MEMBERIKAN MATERI TENTANG "BERMUTU" KEPADA PESERTA

Foto Kefiatan in-Service